Tampilkan postingan dengan label indonesia airasia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia airasia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 November 2017

AirAsia Segera Sediakan WiFi Dalam Penerbangan Domestik

AirAsia
AirAsia
Mulai tanggal 9 atau 10 November 2017, maskapai penerbangan berbiaya rendah AirAsia akan meluncurkan layanan internet WiFi di dalam pesawat saat penerbangan.

Dikutip dari infopenerbangan.com, CEO AirAsia Indonesia, Dendy Kurniawan menjelaskan, sebenarnya rencana penyediaan layanan WiFi dalam penerbangan ini sudah ada dari tahun lalu.

Adanya layanan internet WiFi ini untuk memenuhi keinginan penumpang dikarenakan generasi milineal di Indonesia membutuhkan layanan tersebut di dalam pesawat.

Pesawat yang akan dipasang layanan internet WiFi adalah pesawat basis Jakarta dengan tipe Airbus A320 dengan kapasitas 180 kursi penumpang.

Adanya layanan WiFi tersebut akan menguntungkan beberapa pihak, termasuk para penumpang. Untuk maskapai sendiri, keuntungannya ada pada penjualan makanan, merchandise, dan duty free.

Dengan adanya WiFi selain untuk penumpang juga untuk sistem AirAsia sendiri. Selain untuk entertaint, bisa menjadi sarana promosi. Bisa upload ke sistem AirAsia seperti menu musik, dan bisa melihat beberapa destinasi wisata.

Senin, 08 Agustus 2016

Alasan Indonesia AirAsia Tutup Rute Bandung-Pekanbaru

Indonesia AirAsia
Indonesia AirAsia
Indonesia AirAsia memutuskan untuk menutup rute penerbangan dari Bandung ke Pekanbaru. Penutupan rute ini merupakan murni kebijakan dari perusahaan maskapai penerbangan Low Cost Carrier itu.

Dikutip dari indo-aviation.com, Divisi Pelayanan dan Operasional Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Hasturman mengungkapkan, keputusan penutupan rute itu Indonesia merupakan kebijakan dari perusahaan.

Selain itu, kondisi perekonomian global, dan terkait dengan modal perusahaan juga berpengaruh. Pihak Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sudah menerima surat resmi penghentian rute penerbangan ini.

Indonesia AirAsia sudah mengajukan surat resmi kepada Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sejak tangga 1 Agustus lalu. Isi suratnya rute penerbangan Pekanbaru-Bandung atau sebaliknya sudah dihentikan.

Sebelumnya rute penerbangan Pekanbaru-Bandung setiap hari di Bandara SSK II ini dilayani dengan nomor penerbangan QZ 631 dengan jadwal terbang pukul 10.15 WIB ke Bandung dari Pekanbaru.

Dengan ditutupnya layanan oleh AirAsia ini maka rute langsung penerbangan Pekanbaru-Bandung hanya dilayani oleh maskapai dari Garuda Indonesia group yaitu Citilink dengan jadwal terbang sama yaitu sekali sehari.

Kamis, 02 Juni 2016

AirAsia Indonesia Tunjuk “Pilot” Barunya

Perusahaan maskapai penerbangan AirAsia Indonesia tunjuk pimpinan baru
maskapai airasia

Perusahaan maskapai penerbangan AirAsia Indonesia pada Selasa (31/5) menunjuk pimpinan baru sementara. Kini, posisi Presiden Direktur AirAsia Indonesia dijabat Ridzeki Tresno Wibowo.
Ridzeki bukan orang baru di perusahaan AirAsia Indonesia. Dirinya bergabung dengan AirAsia sejak tahun 2004 sebagai pilot senior.
Ridzeki merupakan pilot berpengalaman yang telah memiliki jam terbang lebih dari 16.000 jam. Pada tahun 2015 lalu, Ridzeki dipercaya memegang tugas dan jabatan penting sebagai Direktur Operasi AirAsia Indonesia.
Sebelumnya jabatan Presiden Direktur AirAsia Indonesia diemban oleh Sunu Widyatmoko.  Sunu tercatat telah bergabung bersama AirAsia Indonesia selama 3 tahun.



sumber : infopenerbangan.com

Kamis, 19 Mei 2016

Indonesia AirAsia Luncurkan Pesawat Berlogo Wonderful Indonesia

Indonesia AirAsia X meluncurkan livery pesawat berlogo “Wonderful Indonesia”.
airasia X

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah untuk mempromosikan pariwisata Indonesia ke mancanegara, Indonesia AirAsia X meluncurkan livery pesawat berlogo “Wonderful Indonesia”.
Logo itu ditempatkan pada salah satu armada berbadan lebarnya, Airbus A330 seri 300 dan diluncurkan bertepatan dengan selesainya pekerjaan perawatan pesawat tersebut di Hanggar GMF AeroAsia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Pejabat Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, serta jajaran direksi Indonesia AirAsia X dan AirAsia Indonesia menghadiri acara tersebut.
Dendy Kurniawan, Presiden Direktur Indonesia AirAsia X menuturkan, AirAsia X menyadari besarnya pengaruh perkembangan industri pariwisata Indonesia terhadap perkembangan bisnis, sebagai salah satu operator penerbangan berbendera Indonesia, .
“Sejak pertama mengudara tahun 2015, penerbangan AirAsia X dari Sydney dan Melbourne, Australia, ke Bali dioperasikan dengan frekuensi lima kali seminggu. Melihat tren tingkat keterisiannya yang terus naik, khusus pada Juli tahun ini frekuensi penerbangan dari Australia akan ditingkatkan menjadi tujuh kali seminggu,” katanya.
Selain untuk memberikan kesempatan kepada lebih banyak turis dari Australia untuk berwisata ke Bali dan kota-kota lainnya di Indonesia melalui Bali, hal ini juga untuk memberikan pilihan kenyamanan terutama bagi yang ingin beristirahat selama perjalanan dari atau menuju destinasi wisatanya, tentunya dengan harga yang hemat.
“Kami merasa bangga dapat turut mendukung program yang dicanangkan pemerintah untuk menargetkan kunjungan 20 juta orang wisatawan mancanegara pada tahun 2019,” katanya dalam keterangan tertulisnya.
Pesawat Indonesia AirAsia X berlogo “Wonderful Indonesia” dengan nomor registrasi PK-XRC ini merupakan satu dari dua pesawat berbadan lebar yang dimiliki oleh PT Indonesia AirAsia Extra.


sumber : indo-aviation.com