Tampilkan postingan dengan label agen tiket. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agen tiket. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Juni 2016

Jelang Lebaran, Citilink Berencana Tambah Sembilan Jadwal Penerbangan

Maskapai berbiaya murah, Citilink berencana menambah sembilan jadwal penerbangan
maskapai berbiaya murah citilink
Maskapai berbiaya murah, Citilink berencana menambah sembilan jadwal penerbangan untuk rute sejumlah kota besar di Tanah Air, jelang Lebaran tahun ini, . “Ada sembilan tambahan penerbangan. Tapi waktunya berbeda-beda,” kata Direktur Niaga Citilink, Hans Nugrogo, di Kuta, Bali
Kesembilan rute tersebut di antaranya melayani Padang, Denpasar, Yogyakarta, Medan dan Makassar. Khusus untuk Denpasar sendiri, kata Hans, ada dua penerbangan tambahan, sehingga total penerbangan menjadi tujuh jadwal. “Penyiapan penerbangan tambahan itu, untuk mengantisipasi lonjakan penerbangan yang diprediksi mulai H-7 dan H+7 Lebaran,” kata dia.
Hans menyebutkan, lonjakan frekuensi penerbangan, biasanya akan terjadi dua minggu sebelum masa puasa berakhir. Namun saat ini sudah mulai terlihat lonjakan, baik untuk pemesanan tiket maupun keberangkatan yang diprediksi baru mencapai 20 hingga 30 persen.
“Sudah mulai terlihat. Mungkin baru sampai 20 sampai 30 persen. Biasanya meningkat dua minggu sebelum puasa berakhir,” ujarnya.
Diperkirakan, total jumlah penumpang yang diangkut oleh sembilan penerbangan tambahan Maskapai berbiaya murah, Citilink itu sekitar 3.200 orang, untuk rute penerbangan pulang pergi. “Untuk sembilan penerbangan pulang pergi selama H-7 dan H+7, kami perkirakan sebanyak 3.200 penumpang diangkut,” katanya.




sumber : indo-aviation.com

Kamis, 02 Juni 2016

AirAsia Indonesia Tunjuk “Pilot” Barunya

Perusahaan maskapai penerbangan AirAsia Indonesia tunjuk pimpinan baru
maskapai airasia

Perusahaan maskapai penerbangan AirAsia Indonesia pada Selasa (31/5) menunjuk pimpinan baru sementara. Kini, posisi Presiden Direktur AirAsia Indonesia dijabat Ridzeki Tresno Wibowo.
Ridzeki bukan orang baru di perusahaan AirAsia Indonesia. Dirinya bergabung dengan AirAsia sejak tahun 2004 sebagai pilot senior.
Ridzeki merupakan pilot berpengalaman yang telah memiliki jam terbang lebih dari 16.000 jam. Pada tahun 2015 lalu, Ridzeki dipercaya memegang tugas dan jabatan penting sebagai Direktur Operasi AirAsia Indonesia.
Sebelumnya jabatan Presiden Direktur AirAsia Indonesia diemban oleh Sunu Widyatmoko.  Sunu tercatat telah bergabung bersama AirAsia Indonesia selama 3 tahun.



sumber : infopenerbangan.com

Rabu, 01 Juni 2016

Direktur Utama AirAsia Indonesia Diganti

AirAsia Indonesia mengumumkan pergantian dalam struktur kepemimpinan
airasia indonesia

Jakarta – AirAsia Indonesia mengumumkan pergantian dalam struktur kepemimpinan. Direktur Operasi AirAsia Indonesia, Captain Ridzeki Tresno Wibowo, telah ditunjuk sebagai pejabat sementara Presiden Direktur AirAsia Indonesia dan efektif berlaku segera. Ridzeki menggantikan Presiden Direktur AirAsia Indonesia sebelumnya, Sunu Widyatmoko, yang telah bersama dengan AirAsia Indonesia selama tiga tahun.
“Atas nama Dewan Komisaris AirAsia Indonesia, saya mengucapkan terima kasih kepada Sunu atas kontribusinya yang sangat berarti kepada AirAsia Indonesia. Terutama atas kepemimpinannya selama setahun terakhir ketika AirAsia Indonesia dihadapkan dengan berbagai tantangan. Kami mengharapkan yang terbaik bagi perjalanan karier beliau ke depannya,” ujar Komisaris Utama AirAsia Indonesia, Pin Harris.
Sementara itu Tony Fernandes, CEO AirAsia Group mengatakan Direktur Utama sebelumnya, Sunu Widyatmoko memegang peranan penting dalam upaya peningkatan kinerja AirAsia di Indonesia sehingga dapat mencatatkan pencapaian yang sangat berarti. “AirAsia dan pemegang saham Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan apa yang telah kami raih, sembari terus memperkuat kehadiran kami di pasar terbesar Asean,” ujar Tony.
Captain Ridzeki Tresno Wibowo pertama kali bergabung dengan AirAsia sebagai pilot senior pada tahun 2004 dan didaulat sebagai Direktur Operasi pada tahun 2015. Ridzeki merupakan seorang pilot yang kaya akan pengalaman dengan lebih dari 16.000 jam terbang.
sumber : runway-aviation.com

Selasa, 31 Mei 2016

Bandara Juanda Terima Pengajuan 39 Extra Flight

Bandara Juanda Surabaya kebanjiran order penerbangan tambahan jelang mudik
bandara juanda surabaya
Bandara Juanda Surabaya kebanjiran order penerbangan tambahan jelang mudik dan balik Lebaran 2016. Hingga Senin (30/5) kemarin, jumlahnya sudah mencapai 39 extra flight dengan rincian 18 kedatangan dan 21 keberangkatan.
Ada tujuh maskapai yang melayani penerbangan ekstra itu, antara lain, Jetstar, Air Asia, Lion Air, dan Batik Air. Kemudian Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan Nam Air.
Pelaksanaan penerbangan tambahan antara 24 Juni sampai 18 Juli. Artinya, extra flight tahun ini mulai H-13 sebelum dan H+10 setelah Hari Raya Idul Fitri yang diprediksi diperingati Rabu (6/7).
Sebagai langkah antisipasi, Angkasa Pura I selaku pengelola sudah mengambil sejumlah tindakan.  ”Periode (waktu) dan keberangkatan maupun kedatangan yang diajukan airline bervariasi,” ungkap Asisten Manajer Legal dan Komunikasi AP 1 Juanda Liza Anindya, Senin (30/5).
Liza menerangkan, jumlah tersebut merupakan pergerakan selama hampir seminggu terakhir. Pekan lalu baru dua maskapai yang mengajukan. Pihaknya belum dapat memastikan prosentasi kenaikan penerbangan maupun jumlah penumpang. Mengingat dinamika pergerakan penumpang yang booking maupun re-schedule kerap terjadi di lapangan.
Meski demikian, jajarannya sudah mematangkan serangkaian persiapan menyambut masa angkutan Lebaran. Langkah persiapan untuk memperlancar lalu lintas di terminal penumpang maupun lalu lintas udara.



sumber : indo-aviation.com

Senin, 30 Mei 2016

Airbus Perkenalkan Prototipe Pesawat Bermesin Ganda Dicetak Printer 3D

Pabrikan jenis pesawat Airbus meluncurkan inovasi teknologi terbaru
maskapai garuda
Pabrikan jenis pesawat Airbus meluncurkan inovasi teknologi terbaru sepeda motor listrik hasil mesin cetak 3D. Menurut  CEO perusahaan Airbus, Tom Enders, karya teknologi itu adalah yang pertama di dunia.
Inovasi sepeda motor listrik tersebut dinamakan Light Rider. Digerakkan oleh mesin berkapasitas enam kilowatt dan memiliki bentuk berlubang.

Light Rider memiliki kecepatan 80 kilometer/jam dan berat hanya 6 kilogram. Perusahaan Airbus nantinya coba menerapkan upaya teknologi yang sama pada pesawat-pesawatnya.
Dikabarkan, Airbus akan mempresentasikan prototipe pesawat bermesin ganda yang dicetak mesin printer 3D di Berlin Air Show pada Juni mendatang.



sumber: infopenerbangan.com

Minggu, 29 Mei 2016

Garuda dan Citilink Siap Tampung Penumpang dari Lion Air

PT Garuda Indonesia Tbk dan anak usahanya PT Citilink Indonesia siap menampung para penumpang Lion Air
garuda indonesia

PT Garuda Indonesia Tbk dan anak usahanya PT Citilink Indonesia siap menampung para penumpang Lion Air, seiring pemangkasan 127 rute terbangnya, selama periode 18 Mei 2016-17 Juni 2016.
Vice President Garuda Indonesia Benny Butarbutar menyebut, pihaknya siap melayani penumpang Lion Air yang sudah terlanjur membeli tiket penerbangan di periode tersebut. Caranya dengan mengalihkan penerbangan ke Garuda maupun Citilink.
“Sepanjang mekanisme dan aturan bisnis jelas, kami siap saja. Tapi kami masih melihat apakah dampaknya sudah ada, dan apakah penumpang dialihkan ke Garuda atau Citilink. Ini masih terus dipantau,” jelasnya dilansir Liputan6.com.
Menurut Benny, seberapa besar peningkatan jumlah penumpang dari Lion Air belum diketahui pihaknya, mengingat maskapai penerbangan berlogo Singa Merah itu belum mengumumkan jumlah penumpang yang siap dipindahkan penerbangannya ke maskapai lain.
“Kami belum bisa lihat pengaruhnya berapa persen, karena Lion sendiri belum mengumumkan berapa penumpangnya. Pasti sih ada kenaikan, tapi tidak tahu jumlahnya, apakah lari ke Citilink, Garuda atau maskapai lain, seperti Sriwijaya. Sejauh ini belum lihat pembukuannya karena saat ini masih tercatat penumpang Garuda dan Citilink saja,” ?terang dia.
Lebih jauh Benny mengatakan, penumpang harus membayar lebih mahal jika ingin menggunakan maskapai Garuda?. Namun mengikuti mekanisme pasar mengingat kelas penerbangan Garuda dan Lion Air berbeda. Lion Air adalah penerbangan bertarif rendah (Low Cost Carrier/LCC), sementara Garuda non LCC.
“Kalau Garuda kan sudah ketahuan harganya, kalau Lion kan LCC. Apalagi kalau ternyata rute dan jam penerbangan penumpang sedang ramai atau sibuk, pasti harganya beda. Tapi tetap mengikuti tarif batas atas dan bawah. Kalau mau lebih terjangkau bisa ke Citilink,” terangnya.
Foto: Joe Roland S Bokau / PhotoV2.com for Indo-Aviation.com


sumber : indo-aviation.com

Sabtu, 28 Mei 2016

Garuda Berencana Kembangkan Rute Medan – Singapura

  Maskapai Garuda Indonesia nampaknya benar-benar mendukung mimpi besar Kemenpar
Maskapai Garuda Indonesia nampaknya benar-benar mendukung mimpi besar Kemenpar menjadikan Danau Toba sebagai satu dari 10 top destinasi utama di Indonesia. Penerbangan Nasional itu berencana mengembangkan rute penerbangan internasional Medan- Singapura, setelah menghidupkan rute Jakarta-Silangit. Rencananya, rute ini, akan mulai dijajaki 14 Juni 2016.
“Kami mendukung penuh program pemerintah yang ingin menjadikan Danau Toba sebagai satu dari 10 destinasi utama di Indonesia. Jadi, setelah sempat dihentikan pada 2002, rute Medan-Singapura kembali kami buka mulai 14 Juni 2016. Ini sekaligus mendukung penerbangan Garuda rute Jakarta-Amsterdam dan Jakarta-London yang melalui Singapura,” papar Vice President Region I, Sumatera Garuda Indonesia, Syamsuddin J.S.
Untuk tahap awal, penerbangan Medan ke Singapura akan dilakukan satu kali sehari dengan jadwal keberangkatan dari Medan sekitar pukul 13.30 WIB. Untuk rute ini, Garuda Indonesia akan mengoperasikan pesawatBoeing 737-800.
Jika nantinya tingkat okupansi bisa di atas target, Garuda akan menambah jadwal penerbangan. Selain itu, Garuda akan menambah kapasitas angkut dengan mengganti pesawat berkapasitas lebihbesar.“Kami sudah kalkulasi semua. Untuk awal, Garuda akan memberlakukan tarif promosi sebesar Rp 1,5 juta untuk tiket pergi dan pulang. Harga promosi diberlakukan dalam masa satu bulan terhitung 14 Juni 2016,”tambahnya.
Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Asnawi Bahar merespon positif pembukan rute penerbangan Medan-Singapura. Menurutnya, akses penerbangan internasional itu akan semakin menghidupkan kepariwisataan di Sumut.
“Semakin banyak akses kedatangan dan keberangkatan dari dan ke Sumut akan semakin bagus. Sektor pariwisata pasti akan makin hidup, perekonomian juga makin tumbuh. Apalagi, pemerintah sudah mencanangkan Danau Toba di Sumatera Utara sebagai satu dari 10 destinasi utama di Indonesia. Karenanya itu harus didukung penuh,” ujar Asnawi.

Foto: Joe Roland S Bokau / Indo-Aviation.com


Jumat, 27 Mei 2016

Garuda Indonesia Ditunjuk Angkut Jamaah Haji Indonesia

Ada delapan embarkasi yang akan dilayani Garuda Indonesia pada musim haji 2016

Kementerian Agama RI dan Garuda Indonesia melakukan kesepakatan pengangkutan jamaah haji tahun 2016 dalam negeri di wilayah Indonesia. Ada delapan embarkasi yang akan dilayani Garuda Indonesia pada musim haji 2016.
Diketahui sebelumnya ada beberapa maskapai penerbangan yang mengikuti tender pengangkutan jamaan haji tahun 2016 yaitu PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Indonesia Air Asia Ekstra, PT Lion Air dan Saudi Arabian Airlines.
Namun sampai berakhirnya masa pengembalian dokumen tender, hanya PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan Saudia Arabian Ailines yang mengembalikan berkas.
Menurut Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Abdul Djamil, untuk Garuda Indonesia secara resmi telah memperoleh tender pengangkutan haji tahun 2016.
“Proses untuk sampai di sini merupakan proses panjang sesuai regulasi, sesuai prosedur pengadaan barang dan jasa. Ada proses tender dan sampai pada kesepakatan harga dan tanda tangan kontrak,” kata Djamil, di Jakarta, Selasa (24/5).
Sementara Direktur Utama Garuda Indonesia, M Arif Wibowo, mengatakan, maskapai Garuda Indonesia siap menerbangkan 79.020 ribu jamaah Indonesia yang tergabung dalam 205 kelompok terbang dari delapan embarkasi.
Pada musim haji tahun ini, lanjutnya, Garuda Indonesia akan mengoperasikan 11 pesawat, terdiri dari Boeing B777-300ER, Boeing B-747 dan Airbus A330-360.


sumber :  infopenerbangan.com

Kamis, 26 Mei 2016

Sriwijaya Air Group Benarkan Kurangi Rute dan Frekuensi Terbang

Sriwijaya Air Group membenarkan jika mereka mengurangi rute dan frekuensi terbangnya
sriwijaya air
Sriwijaya Air Group membenarkan jika mereka mengurangi rute dan frekuensi terbangnya. Namun, hal itu atas permintaan permintaan mereka sendiri dan bukan sanksi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
“Menanggapi pemberitaan mengenai pengurangan frekuensi penerbangan oleh Kemenhub, yang disebutkan karena terkena sanksi, kami dari Sriwijaya Air Group menegaskan bahwa pengurangan frekuensi tersebut bukan karena sanksi, akan tetapi karena permintaan dari Sriwijaya Air dengan alasan low season,” tegas Head of Corporate Communication PT Sriwijaya Air Group, Adi Willi H.
Sriwijaya Air Group sudah mengirimkan surat jauh hari sebelumnya mengenai pencabutan rute. Seperti pencabutan rute Jakarta-Pekanbaru bagi maskapai Sriwijaya Air, perusahaan telah mengirimkan surat pada 22 Januari 2016 dan langsung mengurusnya di Kemenhub.
Adapun surat permohonan pencabutan untuk pencabutan rute Jakarta-Pontianak bagi maskapai NAM Air, sudah dikeluarkan per 6 April 2016. Selain itu, surat permohonan pengurangan frekuensi rute Makassar-Gorontalo, Makassar-Kendari dan Makassar-Sorong juga atas permintaan Sriwijaya Air sendiri yang sudah diajukan jauh hari.
Jadi bukan merupakan sanksi dari Kemenhub. “Istilahnya kami kembalikan untuk sementara ke Kemenhub, karena low season,” jelasnya. “Kami Sriwijaya Air maupun NAM Air sangat patuh terhadap seluruh peraturan Kemenhub sebagai regulator,” tandas Willi.


sumber : indo-aviation.com

Rabu, 25 Mei 2016

Layani Penerbangan Haji, Garuda Operasikan 11 Pesawat



Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo menyebutkan, dalam pelaksanaan penerbangan haji tahun 2016/1437H ini, Garuda Indonesia mengoperasikan 11 pesawat yang terdiri dari empat pesawat B777-300 ER (kapasitas 393 seat), dua pesawat B-747 (kapasitas 455 seat) dan lima pesawat A330-360 (kapasitas 360 seat).
Dalam kaitan dengan pelaksanaan penerbangan haji tahun 2016/1437H ini, Garuda Indonesia menghimbau calon jemaah haji, bahwa demi keselamatan/keamanan penerbangan dan kenyamanan bersama – para jemaah dihimbau agar tidak membawa barang bawaan berbahaya (dangerous goods) ke pesawat, antara lain: kompor minyak, gas LPG, korek api, pisau, parang, gunting panjang, hair-spray atau parfum dalam tabung semprot, dan lain-lain.
“Barang-barang elektronika juga harus dilepas dari baterainya. Garuda Indonesia juga menghimbau para jemaah agar tidak menerima titipan barang dalam bentuk apapun dari orang lain untuk dibawa ke dalam pesawat. Hal ini perlu diingatkan kembali untuk mencegah (menghindari) adanya perbuatan (tindakan) dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang dapat mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan,” kata Arif.
Khusus mengenai barang bawaan, para jamaah haji diharapkan dapat mematuhi ketentuan yang disepakati antara Departemen Agama dan Garuda Indonesia, yaitu barang bawaan tidak melebihi berat 32 kg, baik saat keberangkatan menuju Jeddah atau Madinah maupun kepulangan ke Tanah Air. Barang bawaan tersebut terdiri dari koper, satu tas tentengan di kabin dan tas paspor. Garuda akan memberikan secara cuma-cuma lima liter air zam-zam kepada setiap jamaah di Bandara debarkasi Indonesia.
“Garuda Indonesia menyiapkan sebanyak 442 orang awak kabin yang 40 persen diantaranya merupakan awak kabin yang berasal dari daerah-daerah embarkasi. Tujuan Garuda Indonesia merekrut awak kabin dari daerah-daerah embarkasi tersebut adalah merupakan bagian dari “pelayanan” Garuda Indonesia kepada para jemaah – khususnya untuk mengatasi kendala komunikasi (bahasa), mengingat sebagian jemaah hanya mampu berbahasa daerah,” katanya.


sumber : indo-aviation.com

Selasa, 24 Mei 2016

IATCA Himbau Anggotanya Tak Terjebak Konflik Kemhub dan Lion Air


lion air

Polemik yang terjadi antara Kementerian Perhubungan dan Lion Air menyangkut pembekuan izin jasa pelayanan Lion Air di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, menjadi keprihatinan berbagai pihak.
Tak ketinggalan, Indonesian Air Traffic Controllers Association (IATCA) ikut menegaskan sikapnya menyangkut persoalan tersebut.
Melalui rilis pernyataan sikap yang diterima infopenerbangan, Minggu (22/5), DPP IATCA menghimbau kepada seluruh petugas ATC di bandar udara se-Indonesia agar tetap bekerja profesional sesuai mekanisme dan regulasi penerbangan sipil.
IATCA juga meminta para petugas ATC di bandar udara se-Indonesia, terutama yang menjadi anggota IATCA, tidak membicarakan masalah Lion Air dan Kementerian Perhubunga, apalagi berpihak kepada salah satu pihak bertikai.
IATCA juga mendukung penerapaan sangsi yang diberikan secara adil dan tegas kepada maskapai yang melanggar aturan penerbangan, begitu pula mengapresiasi pihak-pihak yang memperjuangkan haknya atas dibekukannya izin pelayanan di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta.



sumber : infopenerbangan.com

Senin, 23 Mei 2016

Antisipasi Lonjakan Saat Lebaran, Citilink Akan Kerahkan Armada Cadangan

Citilink Indonesia siap mengerahkan armada cadangan.
maskapai citilink

Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan jumlah penumpang saat libur Idul Fitri 2016, Citilink Indonesia siap mengerahkan armada cadangan. Armada itu berupa dua pesawat Boeing 737-500 dari lima pesawat cadangan yang dimiliki.
“Citilink Indonesia akan mengajukan izin extra flight minimal 136 penerbangan tambahan dan 34.000 kursi ekstra dalam rangka libur Lebaran 2016,” kata Presiden & CEO Citilink Indonesia, Albert Burhan.
Kota-kota yang mendapat penambahan adalah yang terkenal padat penumpang seperti Yogyakarta, Medan, Padang, dan Denpasar. Menurut Albert, penerbangan tambahan ini mulai berlaku pada puncak arus mudik Idul Fitri, yaitu tanggal 2-14 Juli 2016.
Citilink pun akan terbang 245 kali dalam sehari atau naik sekitar lima persen dibandingkan hari biasa sejumlah 234 penerbangan, dengan rencana pengajuan penerbangan tambahan.
Adapun rute Jakarta-Padang yang biasanya terbang empat kali sehari (dua penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta Cengkareng dan dua penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta), akan bertambah dua penerbangan ekstra menjadi enam kali penerbangan dalam sehari.
Untuk rute Jakarta-Denpasar, dari enam penerbangan sehari (dua dari Bandara Halim Perdanakusuma dan empat dari Bandara Soekarno Hatta), akan bertambah dua penerbangan ekstra menjadi delapan kali penerbangan dalam sehari.
Sementara untuk rute Jakarta-Medan yang biasanya terbang enam kali sehari (empat dari Bandara Soekarno Hatta dan dua dari Bandara Halim Perdanakusuma), bertambah satu kali penerbangan menjadi tujuh kali penerbangan sehari.
Terakhir, untuk rute Jakarta-Yogyakarta yang biasanya terbang lima kali sehari (satu dari Bandara Soekarno Hatta dan empat dari Bandara Halim Perdanakusuma), akan bertambah dua kali penerbangan menjadi tujuh kali penerbangan sehari.
Dia menambahkan bahwa Citilink memperkirakan lonjakan arus mudik dan arus balik pada Idul Fitri kali ini, justru dapat terjadi jauh hari sebelum puncak arus mudik, mengingat kondisi angkutan udara pada musim lebaran saat ini.


sumber : indo-aviation.com

Jumat, 20 Mei 2016

Tanggapan Lion Air Atas Pembekuan Izin oleh Kementerian Perhubungan

Kemenhub memutuskan untuk membekukan izin pelayanan penumpang dan bagasi maskapai penerbangan Lion Air dan AirAsia
lion air

 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutuskan untuk membekukan izin pelayanan penumpang dan bagasi maskapai penerbangan Lion Air dan AirAsia selama lima hari di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Meskipun demikian, pihak Lion Air memastikan, kegiatan operasionalnya tidak akan terganggu.
"Kami pastikan kegiatan operasional kami akan berjalan seperti biasa," kata Direktur Umum Lion Air Edward Sirait dilansir Kompas.com, Rabu (18/5/2016).
Edward menyatakan, pihaknya saat ini akan terlebih dahulu mempelajari isi surat pembekuan izin yang telah dikeluarkan Kemenub.
Ia pun meminta masyarakat untuk tidak khawatir tentang keputusan yang dijatuhkan kepada Lion Air tersebut.
"Kami mengimbau kepada para penumpang untuk tidak usah risau dengan adanya keputusan ini," tutur Edward.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan membekukan sementara izin kegiatan pelayanan penumpang dan bagasi PT Lion Group dan PT Indonesia AirAsia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/5/2016), mengatakan, pembekuan berlaku lima hari sejak surat pembekuan diterbitkan.



sumber : tribunnews.com

Kamis, 19 Mei 2016

Indonesia AirAsia Luncurkan Pesawat Berlogo Wonderful Indonesia

Indonesia AirAsia X meluncurkan livery pesawat berlogo “Wonderful Indonesia”.
airasia X

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah untuk mempromosikan pariwisata Indonesia ke mancanegara, Indonesia AirAsia X meluncurkan livery pesawat berlogo “Wonderful Indonesia”.
Logo itu ditempatkan pada salah satu armada berbadan lebarnya, Airbus A330 seri 300 dan diluncurkan bertepatan dengan selesainya pekerjaan perawatan pesawat tersebut di Hanggar GMF AeroAsia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Pejabat Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, serta jajaran direksi Indonesia AirAsia X dan AirAsia Indonesia menghadiri acara tersebut.
Dendy Kurniawan, Presiden Direktur Indonesia AirAsia X menuturkan, AirAsia X menyadari besarnya pengaruh perkembangan industri pariwisata Indonesia terhadap perkembangan bisnis, sebagai salah satu operator penerbangan berbendera Indonesia, .
“Sejak pertama mengudara tahun 2015, penerbangan AirAsia X dari Sydney dan Melbourne, Australia, ke Bali dioperasikan dengan frekuensi lima kali seminggu. Melihat tren tingkat keterisiannya yang terus naik, khusus pada Juli tahun ini frekuensi penerbangan dari Australia akan ditingkatkan menjadi tujuh kali seminggu,” katanya.
Selain untuk memberikan kesempatan kepada lebih banyak turis dari Australia untuk berwisata ke Bali dan kota-kota lainnya di Indonesia melalui Bali, hal ini juga untuk memberikan pilihan kenyamanan terutama bagi yang ingin beristirahat selama perjalanan dari atau menuju destinasi wisatanya, tentunya dengan harga yang hemat.
“Kami merasa bangga dapat turut mendukung program yang dicanangkan pemerintah untuk menargetkan kunjungan 20 juta orang wisatawan mancanegara pada tahun 2019,” katanya dalam keterangan tertulisnya.
Pesawat Indonesia AirAsia X berlogo “Wonderful Indonesia” dengan nomor registrasi PK-XRC ini merupakan satu dari dua pesawat berbadan lebar yang dimiliki oleh PT Indonesia AirAsia Extra.


sumber : indo-aviation.com

Rabu, 18 Mei 2016

Lion Air Akan Pelajari Terbitnya Keputusan Pembekuan Izin Pelayanan Jasa

Lion Group mendapat catatan kurang baik di jasa penerbangan Indonesia
lion group


Lion Group mendapat catatan kurang baik di jasa penerbangan Indonesia seiring diterbitkannya Surat Pembekuan Izin Kegiatan Pelayanan Jasa Bandar Udara PT. Lion Group di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta oleh Kementerian Perhubungan.

Keputusan itu terbit menyangkut kejadian 10 Mei lalu saat terjadi kesalahan passanger handling oleh Lion Air JT161 di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta rute penerbangan Singapura. Saat itu, penumpang maskapai tersebut tidak dibawa melewati pemeriksaan petugas imigrasi dan keluar melalui Terminal I kedatangan domestik.

Menurut PR Lion Group Andi Saladin, pihaknya akan mempelajari dulu mengenai surat keputusan tersebut sehingga dapat memastikan kegiatan operasionalnya.
“Kami mengimbau kepada para penumpang kami untuk tidak usah risau dengan adanya keputusan ini karena seluruh kegiatan operasional kami akan berjalan seperti biasanya” ujar Andi



sumber : infopenerbangan.com

Selasa, 17 Mei 2016

Garuda Dan Kementerian Pariwisata Tingkatkan Kerjasama

Garuda Indonesia dan Kementrian Pariwisata terus memperkuat kerja sama
garuda indonesia

Jakarta – Garuda Indonesia dan Kementrian Pariwisata terus memperkuat kerja sama dengan menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Indonesia untuk mempercepat realisasi pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 12 juta wisatawan dan 260 juta perjalanan wisatawan nusantara pada tahun 2016 ini.
Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo dan Sekretaris Kementerian Pariwisata, Ukus Kuswara serta disaksikan oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, pada acara pembukaan Rakornas Kementerian Pariwisata RI di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (27/04).
“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam bidang pariwisata dan Garuda Indonesia melalui berbagai progam dan kegiatan promosinya telah melaksanakan berbagai upaya untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Selain itu, dengan jaringan yang menjangkau hampir seluruh nusantara dan mancanegara, kiranya akan semakin memudahkan wisatawan baik mancanegara maupun domestik untuk berkunjung ke Indonesia”, kata Arif Wibowo.
Sementara itu, Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya  menyambut baik kerjasama antara Garuda Indonesia dan Kementerian Pariwisata tersebut dan mengharapkan ke depannya kerjasama tersebut dapat terus ditingkatkan.
“Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi besar dalam bidang pariwisata untuk ditawarkan kepada baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik, seperti ragam kebudayaan, seni, sejarah, serta keindahan alamnya. Kementerian Pariwisata dan Garuda Indonesia akan dapat terus menciptakan inovasi-inovasi baru yang dapat menarik wisatawan untuk datang ke Indonesia,” kata Arief Yahya.
Sebelumnya Garuda Indonesia telah melaksanakan berbagai upaya untuk mempromosikan pariwisata nasional antara lain dengan menyelenggarakan berbagai special event seperti penyelenggaraan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF), menyediakan paket-paket wisata bekerjasama dengan biro-biro perjalanan domestik maupun internasional dalam bentuk educational tourfamiliarization tour dengan special/promo fare, serta memanfaatkan kantor-kantor perwakilan Garuda Indonesia khususnya yang berada di luar negeri untuk melaksanakan promosi pariwisata Indonesia dan juga melalui duta-duta wisata Garuda di negara-negara tujuan.
sumber : runway-aviation.com

Senin, 16 Mei 2016

Citilink Sudah Tutup Rute Palu-Makassar

Maskapai berbiaya murah Citilink Indonesia sudah menutup rute Palu-Makassar
maskapai berbiaya murah citilink

Karena jumlah penumpang yang rendah, Maskapai berbiaya murah Citilink Indonesia sudah menutup rute Palu-Makassar. “Rute Palu-Makassar dengan telah ditutup sejak 10 Mei,” demikan kata kepala kantor Palu Citilink, Andi Faisal.
Menurut Andi, pihaknya mencatat jumlah penumpang penerbangan pada rute itu terkadang kurang dari 100 per perjalanan. “Dengan cara ini, kami tidak bisa menutupi pengeluaran operasional untuk melayani rute tersebut, yang dapat menyebabkan kerugian dalam jangka panjang,” katanya.
Rute Palu-Makassar dibuka Citilink pada bulan November tahun lalu untuk mengambil keuntungan dari prospek ekonomi yang dirasakan. Palu memiliki manfaat keuangan strategis karena statusnya sebagai zona ekonomi khusus di Indonesia.
Palu sendiri memiliki akses ke Malaysia, Filipina dan Cina. Kehadiran penerbangan di Palu telah secara efektif membantu pengembangan sektor pariwisata di provinsi ini.
Meskipun penutupan layanan Palu-Makassar oleh Citilink, penerbangan ke dan dari Palu masih akan disediakan oleh maskapai penerbangan domestik lainnya, seperti Batik Air, Sriwijaya Air, Garuda Indonesia, Wings Air, Lion Air, Aviastar dan Express Air.
 
sumber :  indo-aviation.com

Minggu, 15 Mei 2016

Garuda Indonesia akan menerima 14 A330neo

Garuda Indonesia telah menetapkan pemesanan pada Airbus
maskapai garuda indonesia

Garuda Indonesia telah menetapkan pemesanan pada Airbus untuk pembelian 14 A330-900neo, yaitu versi terkini dari pesawat berbadan lebar A330 yang dilengkapi dengan mesin baru, untuk mendukung pertumbuhan serta ekspansi bisnis perusahaan di masa depan.
Penandatanganan kesepakatan tersebut disaksikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Perdana Menteri Inggris Rt. Hon. David Cameron MP.
Garuda Indonesia berencana memanfaatkan teknologi canggih serta efisiensi yang lebih baik dari A330neo untuk mengembangkan jaringan penerbangan jarak menengah dan jarak jauhnya. Pemesanan ini menggantikan serta memperluas cakupan pesanan yang sudah ada untuk tujuh pesawat A330-300. A330neo yang dipesan tersebut akan dikirimkan pada Garuda Indonesia mulai tahun 2019.
“Kami dengan gembira mengumumkan bahwa kami akan melanjutkan kerja sama yang telah terjalin sekian lama dengan Airbus. Garuda Indonesia dan Airbus sama-sama memahami bahwa tujuan jangka panjang dari kesepakatan ini ialah untuk keluar sebagai pemenang di tengah berbagai tantangan global,” kata CEO Garuda Indonesia Arif Wibowo.
Arif menjelaskan, “A330neo mewakili masa depan yang lebih efisien bagi Garuda Indonesia. Restrukturisasi pesanan ini dipercaya dapat mendukung komitmen kami untuk terus menyediakan layanan perjalanan udara yang istimewa, modern, dan nyaman bagi seluruh pelanggan, serta memperkuat pertumbuhan positif yang berkelanjutan dan juga ekspansi perusahaan.”
“Tak hanya itu, kami percaya bahwa teknologi mutakhir pada pesawat ini akan mendukung kami untuk mencapai daya saing yang lebih tinggi lagi di industri ini.”
Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan, “Kesepakatan ini menggarisbawahi semakin pentingnya hubungan kami dengan Indonesia, yang perekonomiannya terus tumbuh dengan cepat dan akan menjadi ekonomi terbesar ketujuh di dunia pada 2030.”
“Kami adalah investor terbesar kelima di Indonesia dan hubungan kami memiliki lebih banyak lagi potensi yang masih belum tergali sepenuhnya. Kami ingin mendorong lebih banyak pelaku bisnis dari Inggris untuk meraih kesempatan ini, kami akan terus mendukung mereka dengan menyokong keahlian dan keterampilan dari Inggris.”
Airbus Chief Operating Officer Tom Williams mengatakan, “Kami sangat senang menyambut Garuda sebagai pelanggan baru A330neo.”
“A330neo akan membawa banyak keuntungan berkat nilai ekonomi operasionalnya yang tidak terkalahkan. Termasuk di dalamnya ialah pengurangan konsumsi bahan bakar yang signifikan, biaya perawatan yang lebih rendah, dan jarak tempuh yang lebih jauh. Pesawat ini akan dilengkapi kabin Airspace by Airbus yang akan menjamin posisi A330 sebagai tolok ukur, baik bagi pelanggan maupun maskapai.”
Kesepakatan ini merupakan pencapaian terbaru dari kerja sama yang telah terjalin sejak lebih dari tiga puluh tahun, yaitu sejak Garuda Indonesia menerima A300 pertamanya.
A330-800neo dan A330-900neo adalah dua anggota terbaru dari keluarga pesawat berbadan lebar Airbus yang penyerahan pertamanya akan dimulai pada kuartal keempat tahun 2017. A330neo dilengkapi dengan mesin Rolls-Royce Trent 7000 generasi terbaru, penyempurnaan aerodinamika, serta fitur-fitur kabin terbaru. Karena nilai ekonomisnya yang tidak terkalahkan, serta sifatnya yang serbabisa dan handal, A330neo dapat memangkas konsumsi bahan bakar hingga 14% per kursi, membuatnya menjadi pesawat jarak jauh berbadan lebar yang paling efisien di pasaran.
Sebagai tambahan dari penghematan bahan bakar, operator A330neo juga akan mendapat keuntungan dari peningkatan jarak tempuh hingga 400 mil laut dan semua keuntungan keseragaman operasional (operational commonality) dari keluarga pesawat Airbus.
Sementara, Garuda Indonesia saat ini telah diakui sebagai maskapai bintang lima dalam hal kenyamanan dan layanan penumpang.
Airbus telah meluncurkan merek kabin baru yang dinamakan “Airspace by Airbus” pada tanggal 23 Maret di London. Sebagai dasar dari filosofi baru ini, Airbus menghubungkan keafiatan penumpang dengan performa operasional bagi maskapai pelangganya. Mewakili yang terbaik dari inovasi dan desain kabin Airbus, Airspace akan menawarkan kanvas yang fleksibel dan canggih sebagai landasan untuk menyempurnakan penampilan brand maskapai.



sumber : infopenerbangan.com

Sabtu, 14 Mei 2016

Maskapai penerbangan di Papua minta Pertamina siapkan avtur drum



Jayapura (ANTARA News) - Perusahaan penerbangan yang mengoperasikan pesawat-pesawat berbadan kecil di Papua meminta Pertamina menyiapkan avtur dalam drum.

"Kami kesulitan untuk mengirim bahan bakar jenis avtur ke pedalaman yang menjadi tempat pelayanan bagi perusahaan penerbangan," aku staff Yajasi Marlon Yakadewa kepada Antara, Selasa.

Dikatakan, untuk mengirim bahan bakar pihaknya terpaksa membeli dan mendatangkan drum dari Surabaya agar diisi dengan avtur.

Padahal bila Pertamina sudah menyiapkan drum maka perusahaan dapat membeli dan langsung serta memudahkan untuk pengiriman ke daerah.

Hal senada juga diungkapkan Direktur AMA Djarot Soetanto secara terpisah mengatakan memang pihaknya kesulitan mengangkut avtur karena harus menyiapkan drum.

"Kami berharap agar Pertamina dapat menyiapkan drum avtur sehingga saat membeli dalam bentuk drum berisi avtur," harap Djarot Soetanto.

Sementara itu GM Pertamina MOR VIII Jayapura, Eldi Hendry secara terpisah mengatakan, bila perusahaan penerbangan ingin dilayani dengan drum maka Pertamina siap melayani.

Pertamina akan menyediakan avtur dalam drum namun harus dipesan terlebih dahulu karena drumnya didatangkan dari Surabaya.

"Tidak ada masalah yang terpenting saat memesan sudah memberitahukannya sehingga avtur diisi ke dalam drum," kata Eldi Hendry.

Yajasi dan AMA, merupakan perusahaan penerbangan yang melayani pedalaman Papua dengan mengoperasikan pesawat-pesawat berbadan kecil seperti cessna, caravan dan philatus.


sumber : antaranews.com

Jumat, 13 Mei 2016

AirAsia Pengguna Pertama Di Dunia Untuk Kursi Slimline Buatan Mirus


maskapai airasia

Hamburg – AirAsia menandatangani perjanjian kerja sama dengan Mirus Aircraft Seating Ltd untuk menjadi pelanggan pertama yang akan menggunakan kursi Hawk, kursi kelas ekonomi dengan bentuk slimline, yang merupakan produk terbaru keluaran produsen kursi kabin pesawat ini. Pengumuman dan penandatanganan perjanjian ini diselenggarakan di ajang Aircraft Interiors Expo (AIX) di Hamburg, Jerman, di mana Mirus untuk pertama kalinya menjadi peserta pameran.
Menyusul ditandatanganinya perjanjian, seluruh kursi pesawat Airbus A320 yang baru dan juga yang telah dioperasikan maskapai ini akan menggunakan kursi kabin yang memiliki bobot sangat ringan ini, dimana AirAsia juga telah memilih Mirus untuk mempersiapkan kursi kabin Hawk untuk pesawat Airbus A320neo, setelah mendapatkan persetujuan dari regulator terkait.
AirAsia Group CEO Tony Fernandes mengatakan Mirus dipilih dikarenakan kultur inovasinya yang kuat, desain yang terdepan, kemampuan produksi serta komitmennya untuk memberikan solusi yang menyesuaikan dengan keinginan pelanggan namun tetap menawarkan harga yang terjangkau.
“Inovasi adalah urat nadi AirAsia dan kursi baru yang lebih ringan ini memastikan bahwa kami selalu terdepan dalam fitur kabin tercanggih. Hal ini tentunya mendukung keunggulan kami dalam hal efisiensi biaya dan memberikan pengalaman terbang yang terbaik bagi penumpang kami,” ujarnya.
Sementara itu AirAsia Group Head of Engineering Anaz Ahmad Tajuddin mengatakan pihaknya selalu senang bekerja sama dengan perusahaan yang selalu mencari cara yang baru dan berdaya cipta dalam meningkatkan pengalaman pelanggan. “Melalui kedekatan Tony dengan Formula One, kami mendapatkan kesempatan untuk bekerja dengan Mirus, ahlinya material komposit, untuk menciptakan kursi kabin yang inovatif ini,” ucapnya.
Rangka kursi kabin Hawk dibuat dari material komposit dan menggunakan lebih sedikit suku cadang, membuatnya 40 persen lebih ringan dibandingkan kursi kabin konvensional. Kursi ini telah diproduksi sedemikian rupa untuk menghemat bobot dan penggunaan ruang kabin, namun tetap mempertahankan kenyamanan penumpang.


sumber : runway-aviation.com