Sabtu, 30 Agustus 2014

Garuda Buka Penerbangan Denpasar-Dili

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia berencana membuka rute penerbangan antara Denpasar (Bali) dengan Dili di Timor Leste pada bulan Oktober mendatang. Ini dilakukan perusahaan guna memenuhi permintaan yang terus tumbuh antara kedua titik tersebut.

Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer mengatakan pada Jumat (29/8/2014) bahwa Garuda Indonesia akan melayani rute Denpasar-Dili pada bulan Oktober menyusul kesepakatan kerja sama dengan maskapai penerbangan nasional Timor Leste, Air Timor. “Kami melihat Dili sebagai pasar yang menjanjikan. Hanya ada pilihan penerbangan yang terbatas pada kota tersebut, sehingga kami berusaha untuk memenuhi permintaan pasar,” katanya.

Pada Selasa (26/8/2014), Presiden Direktur Garuda Indonesia Emirsyah Satar melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Direktur Air Timor Francisco Bento Alves Pereira Belchior, dengan disaksikan oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Erik mengatakan bahwa Air Timor berkomitmen untuk membantu Garuda Indonesia dalam penjualan tiket.

Sumber: indo-aviation.com

Kamis, 28 Agustus 2014

Garuda Buka Rute ke Bau-Bau dan Pomala

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia melalui sub-brand Explore akan melayani rute penerbangan dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menuju Bau-Bau dan Pomala mulai 1 September mendatang.

Penerbangan intra-Sulawesi berjarak pendek itu akan dioperasikan masing-masing satu kali sehari dengan pesawat baling-baling ATR 72-600 berkapasitas 70 kursi. “Pesawat ATR yang didatangkan khusus memang diprioritaskan untuk jalur dengan rute-rute pendek,” kata Vice President Region IV Garuda Indonesia Rosyinah Manaf.

Rosyinah mengungkapkan bahwa pembukaan rute baru dari Makassar ini membuktikan komitmen Garuda Indonesia untuk memperkuat konektivitas berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya kota Makassar menjadi base potensial Garuda untuk menghubungkan daerah-daerah di Timur. Pembukaan rute ini juga sekaligus untuk menambah jaringan rute penerbangan domestik Garuda Indonesia.

Selain membuka rute domestik, Rosyinah mengatakan bahwa Garuda Indonesia akan meluncurkan penerbangan dari Jakarta ke London Gatwick melalui Amsterdam mulai 8 September 2014.

Sumber: indo-aviation.com

Rabu, 27 Agustus 2014

Garuda Ingin Avtur Biofuel Lebih Murah

Kementerian Perhubungan bersama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berencana mencampur minyak kelapa sawit dalam bentuk biofuel dengan bahan bakar pesawat (avtur). Rencana inipun disambut baik oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

Direktur Operasional Garuda Indonesia Capt. Novianto mengatakan bahwa pihaknya berharap agar avtur yang dicampur dengan biofuel ini memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan avtur biasanya. “Paling tidak harganya sama avtur yang digunakan biasanya, syukur-syukur lebih murah,” ujar Novianto di Kementerian Perhubungan, Selasa (26/8/2014).

Harapan lebih rendahnya harga avtur campuran biofuel itu muncul karena campuran biofuel sebanyak dua persen yang bisa mengurangi impor avtur dari luar negeri. Novianto sangat mendukung rencana ini, apalagi dengan biofuel bisa mengurangi emisi dan gas buang yang bisa berakibat buruk bagi lingkungan. “Penggunaan dari biofuel secar langsung mengurangi gas buang pesawat akan membantu mengurangi green house efect,” jelas Novianto.

Sumber: indo-aviation.com

Selasa, 26 Agustus 2014

Citilink Ubah Jam Keberangkatan Rute Pekanbaru-Jakarta

Maskapai Citilink mengubah jam keberangkatan rute Pekanbaru-Jakarta dari pagi hari menjadi siang hari, karena penerbangan pagi dioperasikan pada rute Pekanbaru-Yogyakarta terhitung 25 Agustus 2014.

“Saat ini kita mempunyai penerbangan jam 08.00 WIB rute Pekanbaru-Jakarta dan akhirnya bergeser. Jadi kita terbangi dulu rute Pekanbaru-Yogyakarta dan setelah kembali dari Yogyakarta, baru diterbangi ke Jakarta,” ujar Sales Manager Citilink Pekanbaru Ridwan.

Menurut Ridwan, karena adanya penambahan rute Pekanbaru-Yogyakarta satu kali setiap hari, maka pihaknya melakukan perubahan jadwal penerbangan yakni jam keberangkatan pesawat dari Pekanbaru ke Jakarta dengan catatan pesawat tiba dari Jakarta tetap.

Sebelumnya operasional Citilink memiliki empat kali penerbangan di Pekanbaru dengan rute Pekanbaru-JakartaPP dua kali per hari setiap jam 08.00 Wib dan jam 19.15 Wib serta Pekanbaru-BatamPP dua kali setiap hari jam 12.00 Wib dan jam 15.20 Wib.

Rute Pekanbaru-Yogyakarta akan diterbangi setiap hari tepat pada pukul 07.50 Wib dan setiba di Bandara Internasional Adisujitpo Yogyakarta diperkirakan tepat pukul 10.00 Wib, kemudian “take off” dari kota pelajar jam 10.30 Wib dan tiba di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II jam 12.30 Wib.

“Jadi yang tadinya Pekanbaru-Jakarta jam 8.00 Wib, kita ubah jadi pukul 13.05 Wib. Sedangkan rute satunya lagi tetap. Sehingga dengan adanya penerbangan Pekanbaru-Yogyakarta, maka Citilink memiliki total lima penerbangan langsung setiap hari,” katanya.

Berdasarkan data terakhir Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sedikitnya melayani 9 rute domestik yakni Pekanbaru-Jakarta, Pekanbaru-Bandung, Pekanbaru-Yoyakarta, Pekanbaru-Batam, Pekanbaru-Medan, Pekanbaru-Rengat, Pekanbaru-Dumai, Pekanbaru-Dabo Sinkep dan Pekanbaru-Pasir Pangaraian.

Untuk rute internasional yakni Pekanbaru-Kuala Lumpur, Pekanbaru-Singapura dan Pekanbaru-Subang, Malaysia.

Sumber: infopenerbangan.com

Senin, 25 Agustus 2014

Citilink Resmi Layani Rute Pekanbaru-Yogyakarta

Citilink Indonesia, anak perusahaan maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang bergerak pada segmen penerbangan berbiaya rendah, pada hari ini, Senin (25/8/2014), secara resmi telah melayani rute baru Pekanbaru-Yogyakarta dan sebaliknya. Rute penerbangan ini dioperasikan dengan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 kursi sebanyak satu kali dalam sehari.

“Alhamdulillah, terbang perdana kita hari ini pada rute Pekanbaru-Yogyakarta pergi pulang berjalan dengan lancar dan tidak ditemukan kendala yang berarti,” ujar Station Manager Citilink Pekanbaru Rahman di Pekanbaru, Senin (25/8/2014), sembari menambahkan bahwa pada penerbangan perdana dari Pekanbaru ke Yogyakarta ini Citilink berhasil mengangkut 178 penumpang.

Melihat tingkat isian kursi pada penerbangan perdana yang hampir mencapai 100 persen, rute penerbangan ini terbukti memiliki potensi yang sangat tinggi, apalagi belum ada maskapai penerbangan lain yang melayani rute Pekanbaru-Yogyakarta. Citilink mematok harga antara Rp 990.500 hingga Rp 1.772.000 per penumpang sekali jalan pada rute tersebut.

Sebelumnya rute penerbangan Pekanbaru-Yogyakarta-Pekanbaru dilayani oleh maskapai penerbangan Tigerair Mandala. Namun, pada 1 Juli 2014 Tigerair Mandala memutuskan untuk menutup seluruh kegiatan operasinya, sehingga rute ini sempat kosong hingga kemudian diisi oleh Citilink.

Sumber: indo-aviation.com

Minggu, 24 Agustus 2014

Garuda Buka Rute Semarang-Bandung dan Semarang-Balikpapan

PT Garuda Indonesia (Persero) akan membuka rute baru Semarang-Bandung dan Semarang-Balikpapan yang bakal beroperasi pada akhir tahun ini.

Manajer Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia cabang Semarang Herri Darmawan mengatakan penambahan rute Semarang-Bandung karena melihat okupansi di kota tersebut cukup tinggi. Dengan dibukanya rute baru tersebut, pihaknya menargetkan daya serap penumpang dari Semarang ke Bandung mencapai 85%-90%.

“Kami telah melakukan kajian dan feasibility study (FS) jauh hari sebelumnya,” kata Herri.

Menurutnya, segmen pasar yang dibidik Garuda yakni akademisi, sosialita dan kalangan pebisnis. Herri mengatakan adanya rute Garuda menjadi barometer pertumbuhan ekonomi di suatu daerah tersebut telah maju. Maka, pihaknya tidak khawatir terhadap para pesaing yang akan meniru langkah Garuda membuka rute ke Bandung.

Untuk meningkatkan jumlah okupansi, maskapai penerbangan milik pemerintah itu akan menggandeng mitra kerja agar lebih bisa mempromosikan destinasi yang ada di Jawa Tengah.

Sumber: infopenerbangan.com

Sabtu, 23 Agustus 2014

Sriwijaya Air Buka Rute Davao-Manado

Rencana pembukaan kembali rute penerbangan Manado-Davao (Filipina) oleh maskapai penerbangan Sriwijaya Air pada 1 September 2014 di Bandara Sam Ratulangi, Manado mendapat sambutan dari Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Sinyo Harry Sarundajang.

Seperti dikutip dari situs resmi Pemprov Sulut, saat menerima kunjungan Konjen Filipina Jose Dela Rosa Burgos di Kantor Gubernur Sulut, Manado, Sarundajang sangat mendukung rencana pembukaan kembali rute penerbangan Manado-Davao.

Pasalnya, pembukaan rute tersebut merupakan salah satu terobosan untuk mewujudkan provinsi tersebut sebagai pintu gerbang Asia Pasifik yang ada di Kawasan Timur Indonesia. “Pemprov Sulut mengharapkan agar masyarakat dapat mempergunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sebagai sarana wisata dan bisnis,” tuturnya.

Sebelumnya, sejumlah maskapai penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines, Bouraq Airlines, serta Sriwijaya air sempat karena sepinya permintaan, rute tersebut akhirnya ditutup.

Pada pertemuan itu, Konjen Filipina Jose Dela Rosa Burgus mengatakan akan juga dibuka pelayaran kapal roro kargo dari Bitung-Tahuna-General Santos, Filipina (PP) yang rencananya akan dimulai pada akhir Agustus 2014.

Sumber: indo-aviation.com