Tampilkan postingan dengan label garuda indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label garuda indonesia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 November 2017

Garuda Indonesia Resmi Terbangi Jakarta-London Nonstop

Garuda Indonesia Terbang ke London
Garuda Indonesia

Pada tanggal 31 Oktober 2017, maskapai Garuda Indonesia melakukan pelepasan penerbangan perdana GA086 Boeing 777-300ER dari Jakarta menuju London, Inggris. Ini sekaligus langkah awal menjadikan Terminal 3 sebagai hub penerbangan internasional.

Dikutip dari indoaviation.co.id, Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury menjelaskan, Saat ini Garuda Indonesia adalah satu-satunya maskapai yang memiliki layanan penerbangan nonstop dari Indonesia ke Inggris.

Operasional penerbangan nonstop ini bisa mengoptimalkan jaringan penerbangan sesuai program restrukturisasi rute Garuda dan menghadirkan konektivitas tanpa batas ke London-Heathrow dengan durasi penerbangan di bawah 15 jam.

Garuda Indonesia memprioritaskan layanan penerbangan nonstop Jakarta-London sejak beroperasinya Terminal 3 yang menjadi hub utama Garuda Indonesia untuk penerbangan internasional dan domestik.

Garuda Indonesia memperkenalkan penerbangan nonstop ini untuk menjadikan Jakarta yang berkembang sebagai hub untuk penerbangan internasional dan domestic.

Layanan ini juga memungkinkan para pengguna jasa dari Inggris dan anggota frequent flyers yang tergabung di aliansi SkyTeam untuk mendapatkan konektivitas yang lebih baik ke lebih banyak destinasi di seluruh dunia.

Potensi perjalanan wisatawan Indonesia ke London yang besar akan dioptimalkan dengan penerbangan nonstop tersebut. Begitu juga sebaliknya, akses bagi wisatawan dari wilayah Inggris menuju kawasan Asia Pasifik, terutama ke di Australia, seperti Melbourne, Sydney dan Perth, akan lebih dimudahkan.

Rute penerbangan Jakarta-London memang terhubung dengan jadwal penerbangan Garuda ke destinasi-destinasi di Australia itu.

Dengan konektivitas yang memudahkan itu, diperkirakan akan ada penambahan penumpang sekitar 1.000 orang per bulan. Load factor pun akan meningkat sampai 75 persen, dari sebelumnya yang hanya 65 persen.

Inggris sangat terbuka dan dikenal dengan liga sepakbola dunia dan untuk jalan-jalan. Sektor yang membanggakan, Inggris memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia. Tentunya Inggris juga akan mendorong warganya untuk datang dan mengunjungi Indonesia.

Ada 328.000 wisatawan Inggris yang ke Indonesia tahun 2016, jumlah itu naik 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah ini cukup besar dibandingkan dengan wisatawan Belanda yang hanya 200.000 an orang.

Kementerian Pariwisata pun akan memberi dukungan untuk mempromosikan penerbangan Garuda Indonesia tersebut agar jumlah wisatawan dari Inggris semakin meningkat.

Sabtu, 21 Oktober 2017

Garuda Indonesia Tambah Tiga Layanan Cargo Sevices Center

Garuda Indonesia Cargo
Garuda Indonesia
Maskapai Garuda Indonesia melalui lini usaha kargo udara kembali memperluas jaringan layanan kargo nasional dengan meresmikan tiga pusat layanan kargo (cargo service center) di Sidoarjo, Yogyakarta, dan Bekasi.

Penambahan gerai pusat layanan kargo ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung arus lalu lintas kargo udara nasional, khususnya Pulau Jawa sebagai salah satu sentra perekonomian dan industri nasional.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Direktur Kargo Garuda Sigit Muhartono menjelaskan, Sejalan dengan momentum pertumbuhan market kargo udara, Garuda Indonesia pada tahun ini akan memaksimalkan kapasitas kargo yang ada.

Diharapkan rata-rata tingkat keterisian kargo pesawat bisa meningkat, dari target tahun sebelumnya. Peluang pangsa pasar yang lebih besar kian terbuka lebar. Apalagi, tren jual beli online dan bisnis e-commerce di Indonesia saat ini tengah meningkat tajam.

Selama dua hari berturut-turut, Garuda Indonesia telah membuka tiga Cargo Service Center (CSC) di tiga kota di pulau Jawa, yaitu CSC TPI Sidoarjo dan CSC Kota Baru Yogyakarta dibuka pada hari Rabu 18 Oktober 2017.

Selanjutnya pada hari Kamis tanggal 19 Oktober 2017 Garuda Indonesia membuka Cargo Service Center (CSC) Margahayu Bekasi di Jalan Mayor Oking No. 4, Margahayu, Bekasi Timur.

Diresmikannya pusat layanan kargo tersebut terlaksana berkat dukungan dan sinergi sektor swasta dimana Garuda Indonesia menggandeng mitra strategis pihak ketiga dalam pengelolaan CSC di setiap wilayah operasional.

Seperti di CSC Sidoarjo dan CSC Kota Baru Yogyakarta, Garuda Indonesia menggandeng PT Dwi Upaya Sukses. Sedangkan CSC Bekasi Margahayu bekerjasama dengan PT Sinar Indah Mentari Abadi.

Pembukaan pusat layanan kargo Garuda Indonesia di kota-kota tersebut juga sejalan dengan tren pertumbuhan dan infrastruktur UMKM, sektor pabrikan dan industri lokal yang semakin menunjukan potensi yang menjanjikan.

Adanya potensi pertumbuhan sektor perekonomian di kota-kota tersebut memberi dampak positif terhadap perkembangan ekonomi masyarakat, yang tentunya akan berpengaruh pada permintaan kebutuhan logistik terutama pengiriman barang.

Hadirnya layanan CSC di kota-kota tersebut menjadikan pengiriman kargo akan menjadi lebih mudah dengan adanya akses tol menuju Bandara di kota-kota setempat dengan menggunakan Road Feeder Service CSC agar pengiriman kargo tepat waktu.

Melalui CSC, pengguna jasa dapat mengirimkan barangnya sesuai kebutuhan, baik berdasarkan waktu pengiriman (same day, one day, regular), jenis barang kiriman seperti general cargo dan special cargo ataupun dapat menggunakan jenis layanan pengiriman city to port, city to door, dan door to door.

Secara keseluruhan, Garuda Indonesia telah memiliki 84 Cargo Service Center yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk CSC Margahayu Bekasi. Di antara jumlah tersebut, 52 CSC berlokasi di Bandara, dan 32 CSC di pusat kota.

Garuda Indonesia menargetkan akan membuka 25 CSC baru di berbagai kota di Indonesia selama tahun 2017 ini, tiga diantaranya akan berlokasi di Jawa Barat, yaitu CSC Bandung II (Batununggal), CSC Cirebon II (Weru), dan CSC Tasikmalaya dan juga pengembangan CSC di Jawa Tengah di wilayah Magelang, Kulonprogo dan Wates.

Kamis, 19 Oktober 2017

Garuda Indonesia Segera Terbangi Silangit-Singapura

Garuda Indonesia
Garuda Indonesia
Mulai tanggal 28 Oktober 2017, Garuda Indonesia akan membuka layanan penerbangan internasional Silangit-Singapura PP. Layanan penerbangan Perdana Silangit-Singapura ini menandai resmi beroperasinya Bandara Silangit sebagai Bandara Internasional.

Penerbangan Silangit-Singapura PP tersebut merupakan bagian dari komitmen Garuda Indonesia untuk mendukung upaya dan komitmen pemerintah dalam mengembangkan potensi Silangit sebagai destinasi pariwisata internasional.

Penerbangan ini akan mempermudah akses para wisatawan internasional, untuk menikmati keindahan alam Danau Toba salah satu danau terindah dan terbesar di dunia sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia.

Penerbangan rute Silangit-Singapura PP rencananya akan dilayani sebanyak tiga kali seminggu dan dioperasikan dengan menggunakan armada pesawat Bombardier CRJ 1000 berkapasitas 96 kursi penumpang.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury menjelaskan, pengoperasian penerbangan Silangit-Singapura PP merupakan upaya Garuda Indonesia untuk terus mengembangkan jaringan penerbangan.

Selain itu, untuk meningkatkan konektivitas antar kota dan wilayah dengan potensi pariwisata dan perekonomian, khususnya melalui akses langsung penerbangan dari Singapura yang dikenal sebagai salah satu pusat perekonomian tersibuk di Asia Tenggara.

Penerbangan ini tentu saja diharapkan akan meningkatkan konektivitas Silangit serta wilayah di sekitarnya dengan kota-kota lain di domestik dan internasional, serta sekaligus meningkatkan kontribusi Garuda terhadap peningkatan wisata dan ekonomi.

Beroperasinya layanan penerbangan dari Silangit ini nantinya diharapkan dapat memaksimalkan potensi pasar kunjungan wisatawan dari Singapura sebagai kota tersibuk didunia yang dikunjungi lebih dari 15 juta wisman setiap tahunnya.

Pembukaan penerbangan Garuda Indonesia di Bandara Silangit tersebut merupakan bagian dari dukungan Garuda Indonesia terhadap program pemerintah dalam menyukseskan 10 destinasi pariwisata prioritas nasional pemerintah.

Penerbangan Silangit-Singapura PP merupakan wujud kolaborasi dan sinergi Garuda Indonesia bersama Badan Otoritas Toba yang juga mendapatkan dukungan penuh Kementerian Pariwisata RI dan Kementerian Perhubungan RI.

Sebelumnya pada Maret 2016 lalu, Garuda Indonesia mengoperasikan penerbangan langsung Jakarta-Silangit yang dioperasikan dengan pesawat Bombardier CRJ 1000 frekuensi penerbangan satu kali setiap harinya.

Senin, 16 Oktober 2017

Garuda Indonesia Pensiunkan Semua Pesawat Boeing 747-400

Garuda Indonesia Boeing 747-400
Garuda Indonesia
Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia secara resmi mempensiunkan pesawat Boeing 747-400 terakhir dengan nomor registrasi PK-GSH, setelah mengoperasikan pesawat tersebut sejak tahun 1994.

Pesawat yang dijuluki “Queen of the Skies” itu melayani penerbangan komersial terakhirnya pada 6 Oktober untuk melayani kepulangan jamaah haji dari Madinah menuju Makassar, setelah beroperasi selama 23 tahun serta 89.900 jam terbang dan 15512 flight cycle.

Penerbangan terakhir PK-GSH tersebut juga menandai masa pensiun seluruh Boeing 747-400 milik Garuda. Sejak tahun 1994 hingga 2017, Garuda mengoperasikan sebanyak 3 armada B747-400 dengan nomor registrasi PK-GSI, PK-GSG, dan PK-GSH.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Dirut Garuda Indonesia Pahala N. Mansury menjelaskan, Pesawat Boeing 747 telah memainkan peran yang sangat penting dalam perjalanan Garuda Indonesia selama lebih dari 23 tahun.

Berakhirnya masa kerja armada B747-400 tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi armada perusahaan untuk menanggapi ekspektasi dan kebutuhan pasar.

Selain itu juga sebagai wujud komitmen Garuda Indonesia untuk terus menjaga kualitas layanan dan kenyamanan penumpang melalui pengoperasian pesawat berusia rata-rata 5 tahun.

Saat ini Garuda Indonesia mengoperasikan pesawat berbadan lebar B777-300ER dan A330-300/200 yang lebih hemat bahan bakar, hemat biaya dan lebih handal yang memberikan pengalaman penerbangan yang lebih nyaman untuk penerbangan jarak jauh.

Boeing 747-400 merupakan armada pesawat terbesar yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia. Pesawat ini memiliki kapasitas 428 penumpang yang terdiri dengan 42 kursi di kelas eksekutif dan 386 sisanya di kelas ekonomi.

Kehandalan Boeing 747-400 membuktikan kehandalannya dengan menggabungkan keunggulan aerodinamis dari masing-masing model Boeing 747. Winglet memberikan efek sayap yang melebar, namun tanpa melebihi slot bandara standar.

Pesawat ini juga dikenal karena daya tahannya, dapat terbang long range non-stop dengan kecepatan lebih tinggi, serta dapat mengangkut lebih banyak payload, baik penumpang maupun kargo.

Kapasitas pesawat B747-400 merupakan yang terbesar dari seluruh jajaran armada. Hal ini sangat bermanfaat pada penerbangan Haji dan Umroh serta penerbangan charter.

Garuda Indonesia mengoperasikan pesawat B747-400 untuk melayani rute-rute penerbangan internasional dan domestik, antara lain Amsterdam, London, Frankfurt, Munchen, Zurich, Paris, Madrid, Vienna, Tokyo Narita, Nagoya, Osaka, Seoul, Beijing, Shanghai, Hongkong, Taipei.

Selain itu juga penerbangan ke Singapura, Bangkok, Kuala Lumpur Jeddah, Riyadh, Dammam, Madinah, Abu Dhabi, Kairo, Melbourne, Sydney, Brisbane, Perth, Ujung Pandang. Surabaya, Medan, Padang, Palembang, Balikpapan, Banda Aceh, dan Jakarta.

Pada tahun 2000, pesawat B747-400 Garuda Indonesia pernah membawa Presiden Gus Dur dalam kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat. Pesawat ini juga pernah terbang nonstop kurang lebih 13 jam dari Munich ke Halim Perdanakusuma untuk melayani penerbangan khusus menjemput jenazah almarhumah Ainun Habibie.

Minggu, 15 Oktober 2017

Garuda Indonesia Raih Five Star Airlines 2018 dari APEX

Garuda Indonesia
Garuda Indonesia
Airline Passenger Experience Association (APEX) yakni sebuah asosiasi nirlaba untuk peningkatan pengalaman penumpang penerbangan yang berlokasi di New York, Amerika Serikat, menobatkan Garuda Indonesia sebagai maskapai bintang lima.

Penobatan maskapai Garuda Indonesia sebagai maskapai bintang lima (5-Star Airlines) dalam acara seremonial APEX Award Ceremony Expo 2017 yang diselenggarakan di Long Beach, California, beberapa waktu lalu.

Garuda Indonesia terpilih sebagai salah satu dari 22 maskapai penerbangan dunia yang diumumkan sebagai Five Star Recipients of the 2018 Official Airline Ratings.

Five Star Recipients of the 2018 Official Airline Ratings adalah program pemeringkatan penerbangan pertama yang didasarkan pada umpan balik penumpang yang terverifikasi dan tersertifikasi.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Dirut Garuda Indonesia Pahala N Mansury menjelaskan, peringkat maskapai penerbangan bintang lima tersebut semakin menegaskan posisi Garuda sebagai pemimpin global dalam hal pengalaman dan kenyamanan penumpang.

Selain rating dari APEX, Garuda Indonesia telah meraih predikat sebagai The World’s 5-Star Airline dari Skytrax, lembaga pemeringkat penerbangan independen yang berlokasi di London, Inggris, sejak Desember 2014.

Keberhasilan Garuda Indonesia meraih predikat sebagai maskapai bintang lima merupakan wujud dari komitmen serta hasil kerja keras seluruh staff dan karyawan dalam memberikan layanan terbaik kepada para pengguna jasa.

APEX bermitra dengan TripIt® dari Concur®, aplikasi pengorganisasian perjalanan dengan rating tertinggi di dunia, untuk mengumpulkan feedback penumpang secara anonim berdasarkan perjalanan mereka yang telah diverifikasi.

Dengan menggunakan skala lima bintang, lebih dari 500 ribu penerbangan dinilai oleh penumpang dari seluruh dunia pada periode waktu antara 24 Oktober 2016 sampai 31 Juli 2017.

Para penumpang diminta untuk menilai keseluruhan pengalaman penerbangan mereka, dan kemudian diberikan kesempatan untuk memberi peringkat di lima subkategori, yaitu kenyamanan kursi, layanan kabin, makanan dan minuman, hiburan dan Wi-Fi.

Peringkat keseluruhan tersebut kemudian disertifikasi oleh layanan audit eksternal dan digunakan untuk menetapkan The 2018 Official Airline Ratings.

Penilaian penumpang yang telah 100 persen diverifikasi secara resmi ini menjadi dasar dalam penentuan dalam program Official Airline Ratings bersama Triplt.

Dari 470 maskapai penerbangan yang berada di seluruh dunia, 12 persen maskapai penerbangan mencapai status bintang lima dan 14 persen mencapai status bintang empat di masing-masing kategori.

Jumat, 22 September 2017

Garuda Indonesia Segera Terbang Langsung Jakarta-London

Garuda Indonesia Terbang ke London
Garuda Indonesia

Mulai 31 Oktober 2017 mendatang, Maskapai penerbangan Garuda Indonesia akan mengoperasikan penerbangan langsung Jakarta-London PP. Layanan penerbangan ini merupakan bagian dari upaya maskapai untuk menghadirkan konektivitas tanpa batas.

Konektivitas tanpa batas (seamless connectivity) dihadirkan kepada para pengguna jasa ke United Kingdom (UK) melalui layanan penerbangan nonstop tercepat antara Jakarta dan London dengan durasi penerbangan di bawah 15 jam.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Dirut Garuda Indonesia Pahala N. Mansury menjelaskan, dioperasikannya layanan ini menjadikan Garuda menjadi satu-satunya maskapai yang memiliki layanan penerbangan nonstop tercepat, nyaman dan efisien dari Indonesia ke UK dan Eropa.

Operasional penerbangan nonstop ini juga merupakan upaya Garuda Indonesia untuk mengoptimalisasikan jaringan penerbangan sesuai program restrukturisasi rute yang tengah dilaksanakan perusahaan plat merah tersebut.

Penerbangan nonstop Jakarta-London PP telah menjadi prioritas utama sejak dibukanya kembali rute penerbangan tersebut, terlebih lagi sejak beroperasinya Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta yang kini telah menjadi hub utama Garuda Indonesia.

Garuda Indonesia ingin memperkenalkan layanan penerbangan nonstop ini tidak hanya untuk mencerminkan profil Jakarta yang berkembang sebagai hub untuk perjalanan internasional dan domestik,

Tetapi juga sebagai layanan baru yang memungkinkan para pengguna jasa dari UK maupun anggota frequent flyers yang tergabung di aliansi SkyTeam untuk mendapatkan konektivitas yang lebih baik ke lebih banyak destinasi.

Penerbangan nonstop Jakarta-London PP juga akan semakin memudahkan akses bagi penumpang dari wilayah UK menuju kawasan Asia Pasifik, terutama di destinasi-destinasi yang menjadi bagian dari Rute Kanguru, antara lain Melbourne, Sydney dan Perth.

Garuda Indonesia akan melayani penerbangan langsung dari dan menuju London Heathrow sebanyak tiga kali per minggu setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu dengan dengan menggunakan pesawat Boeing 777-300 ER berkapasitas sebanyak 314 penumpang, terdiri dari 8 kursi First Class, 38 kursi Kelas Bisnis, dan 268 kursi Kelas Ekonomi.

Armada tersebut dilengkapi dengan layanan “Inflight Connectivity” dan “Live TV” bagi seluruh penumpang serta layanan “Chef on Board” untuk penumpang “First Class”. Layanan ini dihadirkan untuk memberikan kenyamanan lebih kepada penumpang ketika melakukan penerbangan jarak jauh.

Sebelumnya, Garuda Indonesia melayani penerbangan dari Jakarta menuju London Heathrow melalui perhentian (transit) di Singapura. Sementara untuk rute sebaliknya dari London Heathrow menuju Soekarno-Hatta Jakarta dilayani maskapai tersebut secara nonstop.

Selasa, 15 Agustus 2017

Inilah Daftar Maskapai Terbaik Dunia 2017

Maskapai Terbaik Dunia
Maskapai Terbaik
Maskapai penerbangan Garuda Indonesia kembali masuk dalam jajaran 10 besar maskapai terbaik dunia 2017 versi Skytrax. Sebelumnya, maskapai penerbangan plat merah itu hanya menempati posisi 11 dunia.

Tahun 2017 ini, peringkat pertama ditempati Qatar Airways, peringkat kedua ditempati oleh maskapai asal negara tetangga yakni Singapore Airlines. Peringkat ketiga dan keempat ada All Nippon Airways (ANA) dan Emirates.

Peringkat kelima ada Cathay Pasific, Kemudian disusul EVA Air. Selanjutnya, berturut-turut Lufthansa, Etihad Airways, Hainan Airlines. Posisi ke-10 ditempati Garuda Indonesia, maskapai pembawa bendera Indonesia.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Dirut Garuda Indonesia, Pahala N Mansury menjelaskan, pihaknya terus berkomitmen untuk memberikan hal terbaik melalui berbagai program strategis yang tertuang dalam 5 Quick Wins Priority.

Sejalan dengan kebijakan perusahaan, Garuda Indonesia akan maksimalkan fleet cost optimization, route optimization, reduce cost, enhance value from Citilink, dan enhance revenue management system.

Garuda Indonesia optimis akan semakin maju dan berkembang melalui berbagai program strategis tersebut, termasuk memperkuat pelayanan maskapai dengan didukung Indonesia hospitality dan basis layanan digital komersial.

Sejak 2014, Garuda Indonesia resmi menjadi anggota dari aliansi maskapai global, SkyTeam. Hingga saat ini, aliansi tersebut beranggotakan 20 maskapai, yang menawarkan jaringan global mencapai lebih dari 17.343 penerbangan setiap harinya ke 1.062 destinasi di 177 negara di Dunia.

Jumat, 04 Agustus 2017

Penerbangan Haji Garuda Indonesia On Time

Penerbangan Haji Garuda Indonesia
Penerbangan Haji

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia berhasil memberangkatkan 62 kloter dengan jumlah sebanyak 24.102 jemaah dari seluruh embarkasi nasional pada penerbangan haji kloter pertama tahun 2017/1438 H.

Penerbangan haji kloter pertama tersebut dilaksanakan mulai sejak tanggal 28 Juli 2017 dan Garuda Indonesia berhasil mencatatkan tingkat On Time Performance (OTP) sebesar 98.39 persen.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Maskapai penerbangan plat merah itu hanya mengalami delay 1 kali saja pada penerbangan di embarkasi Jakarta. Delay juga tidak lama hanya sekitar 45 menit saja.

Pada pelaksanaan penerbangan haji tahun 2017 ini, Garuda Indonesia memulai fase keberangkatan (fase I) pada tanggal 28 Juli 2017 hingga 26 Agustus 2017, sementara fase kepulangan (fase II) pada tanggal 6 September 2017 hingga 6 Oktober 2017.

Selain itu, pada penerbangan Haji tahun 2017/1438H ini, Garuda Indonesia akan menerbangkan sebanyak 107.959 calon Jemaah yang akan diberangkatkan melalui 277 kelompok terbang (kloter) dari 9 embarkasi.

Sembilan embarkasi itu diantaranya, embarkasi Banda Aceh (4.448 jemaah/11 kloter), Medan (8.466 jemaah/22 kloter), Padang (6.349 jemaah/16 kloter), Jakarta (22.784/ 58 kloter), Solo (34.112 jemaah/95 kloter), Balikpapan (5.792 jemaah/13 kloter), Makassar (15.911 jemaah/35 kloter), Lombok (4.564 jemaah/10 kloter) dan Banjarmasin (5.533 jemaah/17 kloter).

Pada penerbangan haji tahun 2017/1438H ini, Garuda Indonesia menyiapkan 14 pesawat berbadan lebar (wide body) yang terdiri dari tiga pesawat Boeing 747-400, lima pesawat Boeing 777-300 ER, dan enam pesawat Airbus 330-300.

Adapun sebelas diantaranya merupakan pesawat sendiri dan sisanya merupakan pesawat sewa. Jumlah pesawat yang dioperasikan pada musim haji tahun 2017 tersebut menyesuaikan dengan peningkatan trafik Jemaah haji pada tahun 2017/1438H ini.

Rabu, 02 Agustus 2017

Garuda Indonesia Layani Penerbangan Jakarta-Banyuwangi

Garuda Indonesia Terbang ke Banyuwangi
Garuda Indonesia
Mulai tanggal 21 Agustus 2017 mendatang, maskapai Garuda Indonesia akan melayani penerbangan Jakarta-Banyuwangi pp. Penerbangan akan dilayani setiap hari menggunakan pesawat Bombardier CRJ 1000 NextGen.

Penerbangan rute baru ini dioperasikan dengan pesawat Bombardier CRJ 1000 NextGen berkapasitas 96 kursi dan sekaligus melengkapi rute penerbangan Banyuwangi-Denpasar via Surabaya yang telah dilayani sebelumnya.

Penerbangan dari Jakarta menuju Banyuwangi akan dilayani dengan nomor penerbangan GA 264 berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 14.15 WIB dan tiba di Bandara Blimbingsari Banyuwangi pukul 15.55 WIB.

Penerbangan sebaliknya dari Banyuwangi menuju Jakarta akan dilayani dengan pesawat nomor penerbangan GA 265, berangkat dari Banyuwangi pukul 17.00 WIB, dan tiba di Jakarta pukul 18.40 WIB.

Dikutip dari indoaviation.co.id, Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury menjelaskan, penerbangan Jakarta-Banyuwangi pp ini semakin memudahkan wisatawan untuk menjelajahi berbagai kota lain di sekitar Banyuwangi seperti Jember, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo dan Lumajang.

Banyuwangi merupakan kota keempat di Provinsi Jawa Timur yang sudah dilayani Garuda Indonesia setelah Surabaya, Malang dan Jember.

Diharapkan dengan banyaknya pilihan rute ke berbagai kota di Jawa Timur tersebut akan semakin menggerakan dan meningkatkan perekonomian dan pariwisata lokal daerah.

Pada tahun 2016, jumlah wisatawan mancanegara yang berwisata ke Banyuwangi mencapai 60.000 orang, sementara untuk wisatawan domestik sekitar 2 juta orang.

Dengan jumlah wisatawan sebesar itu Garuda Indonesia yakin rute ke Banyuwangi ini akan semakin meningkatkan serta mengembangkan potensi wisata di kota yang dijuluki The Sunrise of Java itu.

Garuda Indonesia sendiri bukan baru pertama kali terbang ke Banyuwangi. Sebelumnya Garuda Indonesia telah melayani penerbangan ke Banyuwangi, yaitu Surabaya-Banyuwangi pp dua kali sehari dengan menggunakan pesawat ATR 72-600 berkapasitas 70 kursi penumpang.

Selasa, 01 Agustus 2017

Garuda Indonesia Perkuat Penerbangan di Kawasan Timur Indonesia

Garuda Indonesia
Garuda Indonesia
Maskapai penerbangan Nasional Garuda Indonesia kembali memperkuat penerbangannya di kawasan timur Indonesia yang memiliki banyak potensi wisata. Maskapai plat merah itu sudah mengerahkan armada ATR 72-600 dan CRJ1000.

Sebelumnya pada tahun 2014, Garuda Indonesia belum bisa mengembangkannnya dengan optimal karena jumlah armadanya belum memadai dan biaya operasional pesawat relatif tinggi dan juga pengembangan daerahnya masih tersendat.

Dikutip dari indoaviation.co.id, VP Garuda Indonesia Regional Kalimantan, Sulawesi & Papua, I Wayan Supartrayasa menjelaskan, Tahun ini pihaknya sudah membuka beberapa rute baru seperti Makassar-Baubau-Kendari, Makassar-Luwuk, Makassar-Raha dan Makassar-Palopo.

Pembukaan rute-rute baru itu, selain untuk memperkuat jaringan penerbangannya, Garuda Indonesia juga ingin memudahkan pengguna jasanya.

Selain itu, untuk beberapa rute di wilayah yang dikelolanya, Garuda Indonesia akan mengganti jenis pesawatnya. Misalnya rute Manado-Luwuk-Makassar-Lombok yang saat ini diterbangi ATR 72-600 akan diganti Bombardier CRJ1000.

Saat ini, ada 39 penerbangan per hari yang dioperasikan Garuda Indonesia dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Makassar menjadi salah satu hub utama Garuda Indonesia yang merupakan titik sentral ke kawasan timur Indonesia.

Ada kenaikan jumlah penumpang di regional timur ini. Pada periode Januari-Juni 2017 kenaikan jumlah penumpang 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sabtu, 22 Juli 2017

Garuda Indonesia Terbang ke Moskow Tiga Kali Seminggu

Garuda Indonesia Terbang ke Moskow
Garuda Indonesia

Potensi pariwisata Indonesia lebih menarik dibandingkan dengan negara Asia lainnya. Oleh sebab itu seharusnya pemerintah mampu mendatangkan wisatawan mancanegara atau wisman sebanyak-banyaknya ke Indonesia.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Duta Besar Indonesia untuk Rusia Mohammad Wahid Supriyadi menjelaskan, sebentar lagi masyarakat Indonesia bisa menikmati penerbangan langsung dari Denpasar, Bali menuju Moskow, Rusia dan sebaliknya.

Saat ini maskapai penerbangan Garuda Indonesia terus mempersiapkan pembukaan rute tersebut. Garuda Indonesia akan melayani penerbangan ke Moskow ibukota Rusia tiga kali seminggu dengan durasi penerbangan sekitar 11 jam.

Maskapai penerbangan plat merah tersebut terus mempersiapkan secara matang pembukaan rute penerbangan langsung ke Moskow. Sejauh ini, rute penerbangan ke Moskow akan dibuka mulai Agustus 2017.

Potensi meningkatnya devisa dari turis asal Rusia ini tidak boleh dianggap remeh. Dalam kuartal pertama tahun 2017 sampai dengan April kemarin, sebanyak 45 ribu wisatawan asal Rusia berkunjung ke Indonesia.

Tidak menutup kemungkinan jika rute penerbangan langsung menuju Moskow ini sangat ampuh untuk menarik wisatawan Rusia.

Kamis, 20 Juli 2017

Garuda Indonesia Terbangi Makassar-Muna

Garuda Indonesia Terbang ke Muna
Garuda Indonesia
Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menerbangi rute baru dari Makassar menuju Muna, Raha, Sulawesi Tenggara. Penerbangan ini dilakukan untuk terus memperluas konektivitas penerbangan khususnya di wilayah domestik.

Penerbangan perdana rute ini telah diresmikan oleh Plt. Gubernur Sulawesi Tenggara, HM. Saleh Lasata dan Bupati Muna, LM. Rusman Emba yang juga didampingi oleh Direktur Marketing dan Teknologi Garuda Indonesia, Nina Sulistyowati.

Penerbangan baru Garuda Indonesia ini merupakan kerjasama Garuda Indonesia dengan pemerintah daerah Muna, Sulawesi Tenggara selama periode bulan Juli 2017 hingga bulan Mei 2018.

Rute Makassar-Muna ini akan diterbangi menggunakan pesawat ATR 72-600 berkapasitas 70 kursi penumpang dengan frekuensi penerbangan 3 kali seminggu, yaitu pada hari Senin, Rabu dan Jumat.

Penerbangan dari Makassar menuju Muna / Raha, akan dilayani oleh GA 7832 yang berangkat dari Makassar pada pukul 07.45 WITA, dan tiba di Muna pada pukul 08.50 WITA.

Setelah itu penerbangan kembalinya dari Muna menuju Makassar dilayani oleh GA 7833 berangkat dari Muna pada pukul 09.35 WITA, dan tiba di Makassar pada pukul 10.35 WITA.

Pemerintah Daerah Muna berterima kasih kepada Garuda Indonesia atas komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan juga membantu meningkatkan potensi pariwisata di Muna.

Adanya rute penerbangan Makassar-Muna PP tersebut efektivitas perjalanan akan lebih baik, karena hanya memakan waktu sekitar setengah jam. Kondisi itu akan memicu produktivitas di daerah ini, sekaligus membuka akses potensi pariwisata.

Dikutip dari indoaviation.co.id, Direktur Marketing dan Teknologi Garuda Indonesia, Nina Sulistyowati menjelaskan, penerbangan Makassar-Muna PP ini membuka Muna pada konektivitas jaringan rute domestik dan internasional Garuda Indonesia.

Raha adalah ibukota Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Kota ini terletak di pesisir Selat Buton dengan total area seluas 47,11 km2. Jumlah penduduknya sekitar 53.246 jiwa.

Raha memiliki berbagai tempat wisata menarik dan telah menjadi ikon dari Kabupaten Muna, di antaranya Danau Napabale, Pantai Meleura, Gua Liangkobori dan Wisata Tenun Muna.

Minggu, 04 Juni 2017

Pendapatan Rute Internasional Lebih Besar Dari Rute Domestik

Rute Internasional Garuda Indonesia
Rute Internasional
Maskapai penerbangan plat merah Garuda Indonesia memperoleh pendapatan lebih besar di rute-rute internasional dibandingkan rute-rute domestik yang dioperasikannya.

Dikutip dari indoaviation.co.id, Dirut Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury menjelaskan, Perkembangan rute internasional sangat baik. Bahkan di bulan Mei pendapatan rute internasional lebih besar daripada rute-rute domestik.

Dilihat dari profitibilitas Garuda Indonesia di bulan April dan Mei, perbaikannya sangat signifikan. Selain itu, kondisi operasional Garuda untuk bulan April dan bulan Mei itu sudah jauh lebih baik dibandingkan di tiga bulan pertama.

Pendapatan maskapai untuk penerbangan internasional menyumbang sekitar kurang lebih 52 persen dari keseluruhan pendapatan Garuda Indonesia. Hal ini tentu perkembangannya sangat bagus.

Dengan penambahan jumlah rute, yang artinya dari sisi produksi maskapai juga meningkat. Saat ini Garuda Indonesia memiliki 21 destinasi internasional dan mengalami peningkatan yang cukup baik.

Bulan Maret kemarin, pertumbuhan rute internasional Garuda Indonesia secara year on year meningkat sampai dengan 13 persen. Jadi itu jauh lebih tinggi dibandingkan peningkatan pendapatan untuk rute domestik yang kurang lebih hanya sekitar 3 persen.

Minggu, 16 April 2017

Garuda Indonesia Terbangi Rute Ambon-Kaimana

Garuda Indonesia ke Kaimana
Garuda IndonesiaMaskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia membuka rute penerbangan dari Ambon menuju Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Hal ini dilakukan untuk membantu pengembangan sektor pariwisata di daerah tersebut.

Dikutip dari indoaviation.co.id, General Manager Garuda Indonesia Cabang Manokwari Sapto Hariadi menjelaskan, rute baru ini akan melayani penerbangan Ambon-Kaimana-Manokwari dan Ambon-Kaimana-Nabire.

Jadwal penerbangan perdana rute Ambon-Kaimana berangkat pukul 07.55 WIT dan tiba pukul 09.40 WIT, sedangkan rute Ambon-Manokwari tiba pukul 11.30 WIT dan Nabire pukul 11.20 via Kaimana.

Penerbangan rute Kaimana dilakukan Senin-Sabtu, sedangkan Manokwari dilakukan Senin, Rabu dan Jumat, serta rute Nabire Selasa, Kamis dan Sabtu. Penerbangan ini dilayani dengan pesawat ATR-600 berkapasitas 70 orang.

Garuda Indonesia juga menyiapkan harga tiket yang bervariatif yakni Ambon-Kaimana mulai Rp 1 juta, Ambon-Nabire Rp 1,4 juta dan Ambon-Manokwari Rp 2 juta.

Pengembangan rute penerbangan Garuda Indonesia dilakukan sesuai kesiapan atau kondisi bandara di setiap daerah. Terkait pembukaan rute Kaimana, pihaknya sudah melakukan survei kelayakan bandara di daerah tersebut.

Terkait program pariwisata dilakukan sesuai spot-spot atau titik pariwisata, sehingga koordinasi pun dilakukan dengan instansi terkait yang mengelola program pariwisata.

Rute baru ditempuh dalam rangka untuk mencoba penetrasi pasar penerbangan wilayah timur, rute ini dinilai cukup menguntungkan sehingga layak untuk dibuka.

Kamis, 13 April 2017

Inilah Daftar Maskapai Penerbangan Terbaik Dunia 2017

Maskapai Penerbangan Terbaik Dunia
Maskapai Penerbangan Terbaik
Situs website travelling atau perjalanan terkemuka di dunia, TripAdvisor, merilis daftar maskapai penerbangan terbaik dunia tahun 2017 berdasarkan hasil rating ajang penghargaan “Travelers Choice 2017”.

Pada pengumuman tersebut, maskapai Nasional Garuda Indonesia lagi-lagi meraih penghargaan dengan menempati posisi kesepuluh pada daftar maskapai penerbangan terbaik dunia yang dirilis TripAdvisor.

Survei yang dilakukan TripAdvisor ini berdasarkan kuantitas dan kualitas penilaian maskapai dari pengguna selama 12 bulan terakhir. Salah satu pengguna Garuda Indonesia menyebutkan, maskapai ini dinilai bisa memberikan pelayanan yang baik.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar menjelaskan, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras upaya berkesinambungan yang dilakukan semua pihak.

Kerja keras upaya berkesinambungan ini terus dilakukan oleh jajaran karyawan dan manajemen Garuda Indonesia baik dari aspek layanan hingga operasional.

Terima kasih kepada seluruh penumpang yang telah memberikan dukungannya dalam proses penilaian yang dilakukan oleh TripAdvisor. Dukungan tersebut sangat memiliki arti penting bagi Garuda Indonesia.

Semua usaha dan kerja keras maskapai penerbangan plat merah ini dalam memberikan layanan yang terbaik telah diakui oleh dunia internasional.

Berikut ini daftar 10 maskapai penerbangan terbaik di dunia versi TripAdvisor:

1. Emirates, Uni Emirat Arab
2. Singapore Airlines, Singapura
3. Azul, Brasil
4. JetBlue, Amerika Serikat
5. Air New Zealand, Selandia Baru
6. Korean Air, Korea Selatan
7. Japan Airlines, Jepang
8. Thai Smile, Thailand
9. Alaska Airlines, Amerika Serikat
10. Garuda Indonesia, Indonesia

Rabu, 08 Maret 2017

Garuda Indonesia Tambah Penerbangan ke Australia

Garuda Indonesia Terbang ke Australia
Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan ke Australia pada musim liburan Mei hingga Oktober 2017. Hal ini untuk meningkatkan pertumbuhan penumpang pada penerbangan ke Australia.

Penambahan frekuensi pada setiap rute yang dilayani penerbangan ke Australia ini akan disesuaikan dengan demand market pada periode musim liburan tersebut, sehingga jumlah frekuensi yang dilayani akan berbeda setiap periodenya.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Direktur Utama Garuda Indonesia M.Arif Wibowo menjelaskan, penambahan frekuensi penerbangan ke Australia tersebut, sejalan dengan tingginya demand pasar ke Australia.

Saat ini, Garuda Indonesia melayani 6 rute di tiga kota di Australia dari 2 hub utama Indonesia di Jakarta dan Denpasar, yaitu Jakarta-Sydney, Denpasar-Sydney, Jakarta-Melbourne, Denpasar-Melbourne, Jakarta-Perth, dan Denpasar-Perth.

Penambahan frekuensi ini merupakan bagian dari upaya Garuda Indonesia dalam memenuhi permintaan dan pertumbuhan pasar yang semakin meningkat serta sejalan dengan komitmen sinergi yang telah dijalankan antara Garuda Indonesia dan Tourism Australia.

Sinergi yang telah dijalankan antara Garuda Indonesia dan Tourism Australia yang telah sukses mendukung peningkatan jumlah penumpang sektor penerbangan Australia mencapai lebih dari 644.237 ribu pada tahun 2016 lalu.

Rabu, 15 Februari 2017

Garuda Indonesia Akan Terbang Langsung Jakarta-Moskow

Garuda Indonesia Terbang ke Moskow
Garuda Indonesia

Mulai bulan Agustus 2017, maskapai penerbangan plat merah Garuda Indonesia merencanakan penerbangan langsung dari Jakarta menuju Moskow, Rusia, dengan frekuensi penerbangan tiga kali dalam seminggu.

Rencana tersebut disampaikan Direktur Utama Garuda Indonesia M. Arif Wibowo di Jakarta pada hari Selasa tanggal 14 Februari 2017 dalam pertemuan dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Yurievich Galuzyn.

Pertemuan yang berlangsung di kantor Garuda Indonesia di Jl. Kebon Sirih, Jakarta, secara khusus membahas rencana pembukaan penerbangan langsung rute Jakarta-Moskow yang tertuang dalam nota kesepahaman atau MoU.

MoU ditandatangani oleh Mikhail Kuritsyn dari perwakilan Dewan Bisnis Indonesia Rusia dan Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo disaksikan Dubes Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzyn dan Dubes RI untuk Rusia Wahid Supriyadi.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Dubes Rusia Mikhail Yurievich Galuzyn menjelaskan, pihaknya sangat mengharapkan ada penerbangan langsung agar hubungan kedua negara semakin terjalin erat terutama dalam bidang ekonomi dan pariwisata.

Realisasi rencana penerbangan langsung Jakarta-Moskow saat ini menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya peningkatan angka kunjungan wisatawan ke Rusia dan sebaliknya.

Melalu sinergi aliansi jaringan penerbangan SkyTeam tersebut, saat ini seluruh penumpang Garuda Indonesia bisa menikmati layanan jaringan penerbangan ke lebih dari 1062 destinasi di seluruh dunia.

Destinasi itu berada di 177 negara melalui 17.343 penerbangan yang dilayani penerbangan SkyTeam setiap hari. Sinergi layanan jaringan penerbangan SkyTeam saat ini melayani lebih dari 655 juta penumpang setiap tahunnya.

Jumat, 03 Februari 2017

Garuda Indonesia Stop Penerbangan Palembang-Jeddah

Garuda Indonesia
Garuda Indonesia

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menghentikan penerbangan umroh Palembang-Jeddah yang baru saja diluncurkan pada Desember 2016. Hal ini dilakukan karena tingkat seat load factor yang rendah.

Dikutip dari indoaviation.co.id, GM Garuda Indonesia Cabang Palembang, Asa Perkasa, menjelaskan, penerbangan umroh tersebut merupakan penerbangan charter dengan frekuensi satu kali seminggu.

Selama penerbangan ini berjalan, hanya pada awal peluncuran saja yakni bulan Desember yang bagus load factornya, sementara untuk Januari 2017 tingkat isian kursi sangat rendah.

Minimnya jumlah penumpang pada Januari ini, menimbulkan kerugian bagi pencharter sehingga memilih tidak meneruskan penerbangan tersebut.

Penerbangan langsung Palembang-Jeddah merupakan penerbangan charter dari perusahaan travel umroh yang telah menjalin komitmen dari konsorsium umroh di provinsi Sumatera Selatan.

Namun, Garuda Indonesia masih berencana menjadikan rute Palembang-Jeddah sebagai penerbangan regular langsung meskipun penerbangan langsung untuk perjalanan umroh dihentikan.

Jumat, 27 Januari 2017

Garuda Indonesia Akan Terbang dari Eropa ke Manado

Garuda Indonesia
Garuda Indonesia
Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia berencana untuk melayani penerbangan dari beberapa negara dari Eropa menuju kota Manado, Sulawesi Utara.

Hal ini dilakukan untuk mendukung upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisman (wisatawan mancanegara) ke Indonesia terutama ke Sulawesi.

Dikutip dari infopenerbangan.com, GM Garuda Indonesia Branch Office Manado, Donald Jerry menjelaskan, penerbangan ini diharapkan bisa membantu perkembangan pariwisata yang saat ini gencar dilakukan oleh pemerintah.

Garuda Indonesia saat ini sedang menjajaki penerbangan dari Eropa-Kuala Lumpur-Manado. Hal ini agar wisatawan Eropa bisa datang ke Manado melalui rute tersebut.

Selama ini wisatawan dari Eropa datang ke Manado hanya melalui Singapura, karena belum ada penerbangan langsung dari kota lainnya.

Rabu, 28 Desember 2016

Garuda Indonesia Terbang Langsung Padang-Palembang

Garuda Indonesia Terbang ke Palembang
Garuda Indonesia

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia akan membuka rute penerbangan dari Padang menuju Palembang mulai tahun 2017 mendatang. Rencana tersebut sudah lama ada, namun masih menunggu ketersediaan pesawat.

Dikutip dari indo-aviation.com, General Manager Garuda Indonesia Padang Sony Syahlan menjelaskan, rencana rute yang akan dibuka dari Padang ke Palembang, untuk Pekanbaru masih menunggu ketersediaan pesawat.

Selain menuju Palembang, Garuda Indonesia juga berencana menambah rute penerbangan dari Padang menuju Medan. Tapi peluangnya lebih besar ke Palembang dan Branch office Garuda di Palembang juga sudah setuju.

Garuda Indonesia juga akan mengganti salah satu armada dengan Airbus dan kemungkinan akan terjadi pada akhir 2016 ini. Untuk tanggalnya belum pasti, pihak Garuda masih menghitung tanggal mana yang overbooking.

Garuda Indonesia belum menambah penerbangan pada Natal dan pergantian tahun karena kebanyakan masyarakat di Sumatera Barat muslim sehingga untuk Natal tidak terlalu banyak yang bepergian.