
Dikutip dari indo-aviation.com, Direktur Utama Citilink Indonesia Albert Burhan mengungkapkan, Citilink membutuhkan dana sebesar US$ 400 juta atau sekitar Rp 5,6 triliun untuk mendatangkan pesawat-pesawat baru tersebut. Citilink bekerja sama dengan tiga lembaga keuangan atau bank asing untuk mendatangkan pesawat itu, dengan satu bank di antaranya berasal dari China.
Dengan penambahan pesawat baru tersebut diharapkan Citilink bisa mengangkut hingga sebanyak 13 juta penumpang pada tahun 2016. Hal ini juga karena akan banyak pembukaan rute-rute baru dan banyak penambahan frekuensi penerbangan pada rute yang sudah ada. Dengan pesawat baru tersebut kapasitas, jumlah frekuensi, dan jumlah penumpang Citilink akan meningkat hingga 30 persen.
0 komentar:
Posting Komentar