Tampilkan postingan dengan label batik air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batik air. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 November 2017

Self Check In Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta

Self Check In Batik Air
Self Check In
Angkasa Pura II bersama dengan Batik Air segera memberlakukan self check in di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta. Ini salah satu upaya untuk mengurangi kepadatan calon penumpang di counter check in pada saat jam puncak (peak hour).

Mulai 10 November 2017 para pelanggan Batik Air bisa menikmati layanan self check in yang disediakan oleh Angkasa Pura II yang hingga kini telah tersedia 12 mesin self check in yang siap beroperasi dan terletak di sekitar pintu keberangkatan Terminal 1C.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Self check in di khususkan dan diwajibkan bagi para pengguna jasa yang membawa barang bawaannya ke dalam kabin pesawat.

Sementara itu, bagi para pelanggan yang memiliki bagasi dan adanya kondisi khusus seperti bepergian dengan anak kecil, alasan kesehatan, dan sebagainya akan tetap melakukan check in di counter check in Batik Air seperti biasanya.

Hal ini diterapkan tentunya untuk menambahkan rasa kenyamanan dan memberikan efisiensi waktu bagi para pelanggan yang akan bepergian, karena dengan terurai nya proses check in baik di self check in maupun counter check in bisa mempersingkat waktu.

Batik Air adalah salah satu maskapai dibawah naungan Lion Air Group dan beroperasi di Bandara Soekarno Hatta melalui terminal 1C baik untuk keberangkatan maupun kedatanganan.

Masa jam puncak (peak hour) di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta biasanya terjadi pada pagi hari pada pukul 06.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

Diharapkan para penumpang bisa menikmati dan terbantu dengan adanya self check in di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang disediakan oleh Angkasa Pura II yang bisa digunakan pada peak hour tersebut.

Selasa, 25 Juli 2017

Batik Air Layani Penerbangan Denpasar-Chennai India

Batik Air Terbang ke Chennai
Batik Air

Mulai tanggal 23 Juli 2017 kemarin, Batik Air melakukan ekspansi bisnis dengan membuka rute internasional baru ke Chennai, Tamil Nadu, India. Penerbangan rute internasional ke India itu dilayani satu kali setiap hari.

Dikutip dari indoaviation.co.id, Public Relations Manager Lion Air Group, Andy M. Saladin menjelaskan, pihaknya sangat bangga kini bisa menyediakan penerbangan yang dapat memberikan pilihan lebih dan beragam.

Dengan adanya rute baru Batik Air dari Denpasar, Bali menuju Chennai ini diharapkan akan dapat semakin mengembangkan pertumbuhan pariwisata di Indonesia dengan mendatangkan wisatawan mancanegara.

Penerbangan dari Denpasar berangkat pada pukul 23.10 menuju Kuala Lumpur, dan sesampainya di Kuala Lumpur Batik Air akan melanjutkan penerbangannya menuju Chennai dengan jadwal keberangkatan pukul 06.20.

Sedangkan penerbangan dari Chennai menuju Kuala Lumpur akan terbang pada pukul 08.55, dan dilanjutkan menuju Denpasar pada pukul 16.35.

Bulan Juni 2017 kemarin, Batik Air telah beroperasi melayani beberapa rute internasional baru, yaitu dari Cengkareng menuju Kuala Lumpur dan Denpasar-Perth, Australia. Dalam waktu dekat Batik Air mulai terbang ke kota lainnya di Australia.

Maskapai yang berada di bawah bendera Lion Air Group ini mulai beroperasi pada 2013. Saat ini Batik Air mengoperasikan 49 pesawat yang terdiri dari Boeing 737-800/900ER dan Airbus A320 CEO.

Batik Air juga telah mendapatkan sertifikasi manajemen keselamatan dan keamanan tertinggi standard internasional yaitu IOSA (IATA Operational Safety Audit) dan pengakuan dari Uni Eropa dengan terbebas dari larangan terbang menuju Eropa yang diperoleh pada tahun 2016.

Senin, 19 Juni 2017

Batik Air Layani Penerbangan Jakarta-Kuala Lumpur

Batik Air Terbang ke Kuala Lumpur
Batik Air

Maskapai penerbangan Batik Air resmi mengoperasikan rute baru dari Bandara Internasional Soekarno–Hatta, Cengkareng menuju Kuala Lumpur, Malaysia, mulai tanggal 10 Juni 2017 kemarin.

Penerbangan ini berangkat dari Bandara Soekarno–Hatta pukul 14.35 WIB dengan nomor penerbangan ID 7163, sedangkan penerbangan dari Kuala Lumpur berangkat pada pukul 19.20 dengan nomor penerbangan ID 7162.

Dikutip dari indoaviation.co.id, Public Relations Manager Lion Air Group, Andy M. Saladin menjelaskan, Ini merupakan bentuk pelayanan tambahan kepada pelanggan yang ingin bepergian dengan rute internasional menuju Kuala Lumpur.

Diharapkan dengan adanya destinasi ini dapat memberikan pilihan yang beragam. Rute ini sekaligus menjadi awal dari rencana pembukaan rute Batik Air ke beberapa negara lainnya seperti Perth, Australia dan India dari Denpasar.

Batik Air menargetkan akan terbang dari Denpasar ke Cenai, India, melalui Kuala Lumpur. Ini merupakan dukungan Lion Air Group terhadap program Kementerian Pariwisata agar bisa menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

Wisatawan dari Cenai maupun dari Kuala Lumpur akan dapat melanjutkan penerbangannya ke kota-kota di Indonesia dengan menggunakan Batik Air maupun maskapai Lion Air Group lainnya seperti Lion Air dan Wings Air.

Hingga saat ini Batik Air telah terbang ke lebih dari 35 destinasi domestik, termasuk penerbangan internasional menuju Singapura.

Saat ini jumlah armada Batik Air mencapai 49 unit yang terdiri dari Boeing 737-800, 737-900 ER dan Airbus A320 CEO dengan penerbangan mencapai 250 penerbangan per hari.

Batik Air sejak November 2016 telah berhasil terdaftar dan teregistrasi dalam audit manajemen keselamatan dan keamanan tingkat tertinggi dengan skala internasional yaitu IOSA (IATA Operational Safety Audit).

Selain itu Batik Air telah terbebas dari EU Banned Airlines List yang merupakan larangan terbang ke Benua Eropa, sehingga kini Batik Air bisa membuka rute menuju Eropa untuk ke depannya karena dianggap telah memenuhi standard keamanannya.

Kamis, 02 Februari 2017

Batik Air Tambah Frekuensi Penerbangan dari Jakarta

Batik Air
Batik Air

Mulai tanggal 1 Februari 2017, Maskapai penerbangan full service Batik Air menambah frekuensi penerbangan ke sejumlah rute dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta.

Rute itu adalah Semarang melalui Bandara Internasional Achmad Yani, lalu Manado melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi, dan Denpasar melalui Bandara Internasional Ngurah Rai Bali.

Kini Batik Air terbang 4 kali dalam sehari melayani rute Cengkareng menuju Manado, dan Cengkareng menuju Semarang. Sedangkan dari Cengkareng menuju Denpasar menjadi 2 kali dalam sehari.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait menjelaskan, ini merupakan salah satu bentuk ekspansi dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pelanggan.

Dengan adanya penambahan frekuensi penerbangan ini tentu akan semakin mempermudah masyarakat untuk memilih jam keberangkatannya dari Jakarta menuju Semarang, Manado, dan Denpasar serta sebaliknya.

Maskapai Lion Air Group lainnya yaitu Lion Air juga telah melayani rute-rute tersebut. Untuk Manado, Lion Air juga telah terbang 3 kali dalam sehari, sedangkan untuk Semarang, Lion Air telah terbang 6 penerbangan perhari, serta Denpasar 11 kali dalam sehari.

Kamis, 12 Januari 2017

Batik Air Tambah 20 Pesawat Airbus A320

Batik Air
Batik Air
Maskapai penerbangan anggota dari Lion Air Group yakni Batik Air akan menambah jumlah armadanya dengan 20 pesawat Airbus A320ceo mulai tahun 2017 ini.

Dikutip dari indo-aviation.com, Manager Public Relations Lion Air Group Andy M Saladin menjelaskan, Bahkan kemungkin jumlahnya bisa lebih dari 20 pesawat.

Hingga saat ini, anak maskapai Lion Air Group yang fokus melayani penerbangan dengan layanan full service ini memang terus ditingkatkan kinerjanya.

Batik Air terus menambah rute-rute penerbangan baru, termasuk ke kota-kota di regional (India, Tiongkok, dan Australia). Dalam waktu dekat akan dibuka rute Jakarta-Chenai (India).

Masyarakat di India merupakan pasar potensial yang menjadi sasaran Batik Air. Sementara untuk Lion Air dan Wings Air tidak akan menambah pesawat untuk tahun 2017 ini.

Jumat, 23 Desember 2016

Inilah Rute Baru Batik Air

Batik Air
Batik Air

Menjelang pergantian tahun menuju tahun 2017 ini, maskapai penerbangan anggota Lion Air Group yang bergerak dalam segmen full service yakni Batik Air kembali membuka beberapa rute penerbangan baru.

Mulai tanggal 23 Desember 2016, Batik Air akan melayani penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali dan juga sebaliknya.

Selain itu, Batik Air juga membuka rute baru dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan sebaliknya.

Batik Air pada periode liburan Natal dan pergantian tahun baru 2017 ini berencana akan menambah frekuensi penerbangannya dengan menyediakan 7.200 kursi tambahan demi menampung lonjakan penumpang.

Selain menambah frekuensi penerbangan, Batik Air juga menambah rute baru demi memberikan pilihan yang beragam bagi masyarakat untuk bepergian secara aman, dan efisien dalam hal waktu dan biaya.

Dikutip dari infopenerbangan.com, PresDir Lion Air Group Edward Sirait menjelaskan, terdaftarnya Batik Air dalam sertifikasi keselamatan global yaitu IOSA tentu akan semakin meningkatkan kepercayaan dari masyarakat.

Batik Air akan terus berekspansi dalam membuka jaringan konektivitas penerbangannya ke berbagai daerah baik penerbangan domestik maupun internasional seperti yang sedang dalam proses perizinan yaitu menuju India dan Australia.

Saat ini Batik Air mengoperasikan 37 armada pesawat dengan berbagai jenis seperti Boeing 737-900ER dan Airbus A320 yang terbang ke 29 destinasi tujuan dengan frekuensi penerbangan perhari mencapai 208 penerbangan.

Kamis, 01 Desember 2016

Batik Air Datangkan 10 Pesawat Baru

Pesawat Baru Batik Air
Pesawat Baru
Maskapai anggota Lion Air Group yakni Batik Air akan mendatangkan 10 pesawat baru Airbus A320 pada tahun 2017. Hal ini dilakukan untuk mendukung Batik Air melebarkan sayapnya di kawasan regional.

Dikutip dari indo-aviation.com, Direktur Utama Batik Air Achmad Luthfie mengungkapkan, dibukanya bandara-bandara baru di pelosok diprediksi membuat jumlah pengguna jasa angkutan udara domestik tumbuh tujuh persen.

Sementara untuk pasar pengguna jasa angkutan udara internasional, justru akan lebih banyak digarap para maskapai. Apalagi, pemerintah memiliki program untuk menarik kunjungan turis asing mencapai 20 juta turis pada 2019.

Batik Air juga akan membuka tiga rute internasional baru antara lain India dengan kota tujuan seperti Chennai, Kolkata dan Mumbai. Lalu, China dengan tujuan Shenzhen dan Guang Zhou, termasuk membuka rute Bali-Perth, Australia.

Oleh karena itu, pertumbuhan penumpang internasional akan lebih tinggi daripada domestik pada tahun depan. Tentunya, Batik Air juga membutuhkan pesawat baru untuk menangkap peluang itu.

Saat ini, jumlah armada Batik Air sebanyak 37 unit. Dari jumlah tersebut, total frekuensi penerbangan Batik Air telah menembus 209 penerbangan per hari dengan tingkat ketepatan waktu terbang sekitar 95 persen.

Sabtu, 26 November 2016

Batik Air Segera Layani Penerbangan ke Australia

Batik Air Terbang ke Australia
Batik Air
Otoritas penerbangan Australia pada tanggal 25 November 2016 telah memberikan AOC (Air Operator Certificate) kepada maskapai Batik Air. AOC (Air Operator Certificate) ini berlaku sampai bulan Mei 2017.

Otoritas penerbangan Australia yakni CASA (Civil Aviation Safety Authority) telah mengeluarkan ijin untuk untuk pengoperasian pesawat Batik Air type Airbus A320-200, Boeing 737-800, dan Boeing 737-900.

CASA (Civil Aviation Safety Authority) memberikan Air Operator Certificate atau AOC kepada Batik Air untuk melayani penerbangan komersial dari Indonesia menuju Perth, Australia Barat.

Dengan pemberian AOC ini, menambah kepercayaan dunia Internasional terhadap keamanan penerbangan di Indonesia, selain AOC, baru-baru ini Batik Air juga telah menerima sertifikasi IOSA dari IATA.

Jumat, 18 November 2016

Batik Air Akan Layani Penerbangan ke India, China dan Australia

Batik Air Terbang ke India
Batik Air
Maskapai penerbangan Full Service, Batik Air, berencana membuka rute penerbangan berjadwal internasional baru menuju India, China dan Australia mulai akhir tahun 2016 ini.

Dikutip dari indo-aviation.com, Direktur Utama Batik Air Achmad Luthfie mengungkapkan, India dan China meupakan pasar yang sangat potensial, terlebih dua negara itu memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia.

Ekonomi di kedua negara itu yakni India dan China juga terus tumbuh. Di India jumlah kalangan menengah ke atas di sana sudah mencapai 200 juta orang. Tentu saja jika mereka ingin bepergian, pasti ke luar negeri.

Frekuensi penerbangan berjadwal menuju India, China dan Australia, nantinya akan dilakukan setiap hari (daily flight). Untuk India, Batik Air akan terbang ke tiga kota, yakni Chennai, Kolkata dan Mumbai, dari Jakarta.

Untuk penerbangan ke China, Batik Air akan terbang dari Jakarta menuju Shenzhen dan Guang Zhou. Adapun, untuk penerbangan ke Australia, Batik Air akan terbang dari Bali, dan mendarat di Perth.

Diharapkan usaha Batik Air membuka penerbangan berjadwal internasional ke tiga negara tersebut bisa membantu pemerintah untuk mengejar target 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019 mendatang.

Progres membuka penerbangan berjadwal menuju ketiga negara tersebut saat ini masih berjalan. Meskipun demikian, proses yang tengah dilalui Batik Air sudah mencapai tahap akhir.

Apabila tidak ada kendala, layanan penerbangan berjadwal menuju India akan mulai dilakukan akhir tahun 2016 ini. Sementara, penerbangan berjadwal menuju China dan Australia akan dibuka pada tahun 2017.

Sabtu, 29 Oktober 2016

Batik Air Terbang dari Jakarta ke Sorong dan Merauke

Batik Air Terbang ke Sorong
Batik Air

Batik Air yang juga merupakan anak perusahaan dari Lion Air Group kembali membuka rute penerbangan baru untuk mengembangkan jaringan bisnisnya. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan akses penerbangan kepada masyarakat.

Pada tanggal 28 Oktober 2016, Batik Air menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta, menuju Bandara Dominique Edward Osok, Sorong, dan Bandara Mopah Merauke.

Rute penerbangan tersebut transit di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Batik Air akan melayani penerbangan dari dan menuju Sorong dua kali dalam sehari, sedangkan dari dan menuju Merauke satu kali dalam sehari.

Dikutip dari indo-aviation.com, Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait mengungkapkan, Selain mengembangkan jalur konektivitas pihaknya juga terus memperhatikan dan menjaga On Time Performance (OTP).

Sampai dengan saat ini OTP Batik Air rata-rata adalah 95 persen dan akan terus berusaha meningkatkan OTP tersebut sebagai komitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang.

Dalam waktu dekat Batik Air juga akan kembali membuka rute penerbangan dari Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma menuju Manado dan sebaliknya demi memberikan pelayanan dan kemudahan bagi penumpang.

Batik Air juga telah merencanakan untuk kembali menambah rute internasional menuju sejumlah negara di Asia.