Tampilkan postingan dengan label lion air group. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lion air group. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Agustus 2017

Lion Air Group Semakin Perluas Konektivitas Penerbangan

Lion Air Group
Lion Air Group
Lion Air Group menambah beberapa rute baru lagi pada awal Agustus 2017 ini. Lion Air, Wings Air, dan Batik Air akan bersama sama memperluas jaringan konektivitas penerbangan domestik di beberapa destinasi berbeda.

Mulai 1 Agustus 2017 kemarin, Lion Air telah melayani rute Surabaya-Padang PP. Penerbangan itu beroperasi setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, berangkat dari Surabaya pukul 13.30 lalu kembali dari Padang pukul 16.35.

Berikutnya tanggal 2 Agustus 2017, Lion Air juga menambah rute dengan menghubungkan Banjarmasin-Batam PP. Penerbangan satu kali per hari dengan jadwal berangkat dari Banjarmasin pukul 17.00 dan dari Batam pukul 18.45.

Sedangkan maskapai yang menyediakan pelayanan full services yakni Batik Air juga menambah rute barunya. Per 4 Agustus 2017, Batik Air akan terbang ke Denpasar dari Jakarta melalui dua bandara.

Sebelumnya, Batik Air terbang ke Denpasar 3 kali sehari melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kini Batik Air juga terbang ke Denpasar melalui Bandara Internasional Halim Perdanakusuma satu kali sehari.

Sementara itu Wings Air akan mempertajam rute-rute di kawasan Kalimantan Tengah dan Kepulauan Riau. Mulai 1 Agustus 2017, Wings Air menghubungkan Palangkaraya-Sampit dan lanjut ke Pangkalan Bun.

Wings Air juga telah menerbangi beberapa daerah di Kepulauan Riau, seperti dari Bandara Pinang Kampai di Dumai ke Pekanbaru. Tidak hanya itu, Wings Air juga menerbangi rute Pekanbaru-Tanjung Pinang dan lanjut ke Batam. Wings Air juga telah melayani penerbangan dari Gorontalo menuju Tarakan PP.

Dikutip dari indoaviation.co.id, Public Relations Manager Lion Air Group, Andy M. Saladin menjelaskan, Sudah menjadi komitmen Lion Air Group untuk memberikan pelayanan dan fasilitas yang memadai bagi para pelanggan agar bisa menikmati sarana penerbangan ke daerah tujuannya.

Diharapkan dengan kehadiran Lion Air Group dalam menyediakan rute-rute ini, bisa membantu mempermudah mobilitas dan menjadi solusi bagi masyarakat untuk menggunakan transportasi udara yang memiliki efiensi waktu dan biaya yang selalu mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan.

Jumat, 23 Juni 2017

Inilah Rute-Rute Baru Lion Air Group

Rute Baru Lion Air Group
Rute Baru
Maskapai Lion Air Group yang menaungi Lion Air, Batik Air, dan Wings Air kembali menambah rute dan memperluas jaringan konektivitasnya. Kali ini, Lion Air Group membuka sejumlah rute baru ke beberapa kota di Indonesia yang mulai beroperasi pada 21 Juni 2017.

Untuk Lion Air akan melayani beberapa penerbangan baru seperti, dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta menuju Bandar Udara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan, lalu dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara Radin Inten II Bandar Lampung, dan dari Bandara Internasional Lombok menuju Bandara Husein Sastranegara Bandung.

Untuk maskapai Wings Air juga akan melayani beberapa rute baru seperti dari Bandara Adi Soemarmo Solo menuju Bandara Radin Inten II Bandar Lampung, dan dari Bandara Adi Soemarmo Solo menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.

Sementara maskapai Lion Air Group lainnya yaitu Batik Air juga melayani rute baru. Maskapai dengan pelayanan full services ini akan melayani penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta menuju Bandara Silampari, Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Pembukaan rute ini juga dilakukan sebagai dukungan terhadap pagelaran Lubuklinggau Mountain Bike National Championship yang diselenggarakan pada 18 Juli hingga 23 Juli 2017 berlokasi di Bukit Sulap, lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Seluruh penerbangan tersebut akan dilayani oleh maskapai Lion Air Group dengan frekuensi penerbangan satu kali setiap harinya.

Penambahan rute juga dilakukan dalam rangka persiapan arus mudik lebaran pada tahun 2017 ini yang mana masyarakat tentu membutuhkan sarana transportasi yang memiliki efisiensi waktu dan harga yang terjangkau, serta yang terpenting adalah keselamatan dan keamanan dalam perjalanannya.

Dengan total armada pesawat Lion Air Group saat ini yang mencapai 213 unit pesawat, diyakini juga bisa menampung lonjakan penumpang serta tentunya kebutuhan yang tinggi akan hal tersebut.

Dikutip dari indoaviation.co.id, Berikut jadwal lengkap penerbangan dari rute-rute baru tersebut:

Lion Air JT 126 // Cengkareng (STD 05.20) – Tanjung Pandan (STA 06.10)
Lion Air JT 127 // Tanjung Pandang (STD 07.10) – Cengkareng (STA 08.00)
Lion Air JT 149 // Surabaya (STD 18.15) – Bandar Lampung (STA 20.00)
Lion Air JT 148 // Bandar Lampung (STD 20.40) – Surabaya (STA 22.25)
Lion Air JT 953 // Lombok (STD 18.50) – Bandung (STA 19.35)
Lion Air JT 952 // Bandung (STD 20.00) – Lombok (STA 22.50)

Wings Air IW 1716 // Solo (STD 07.05) – Bandar Lampung (STA 08.50)
Wings Air IW 1717 // Bandar Lampung (STD 09.15) – Solo (STA 11.00)
Wings Air IW 1894 // Solo (STD 14.00) – Banjarmasin (STA 16.40)
Wings Air IW 1895 // Banjarmasin (STD 17.05) – Solo (STA 17.45)
Wings Air IW 1292 // Bandar Lampung (STD 12.25) – Jambi (STA 13.45)
Wings Air IW 1292 // Jambi (STD 14.15) – Padang (STA 15.35)
Wings Air IW 1293 // Padang (STD 16.00) – Jambi (STA 17.20)
Wings Air IW 1293 // Jambi (STD 17.50) – Bandar Lampung (STA 19.10)

Batik Air ID 6820 // Cengkareng (STD 06.00) – Lubuk Linggau (STA 07.10)
Batik Air ID 6821 // Lubuk Linggau (STD 07.50) – Cengkareng (STA 09.00)

Rabu, 15 Maret 2017

Lion Air Group Siap Terbang ke India

Lion Air Group Terbang ke India
Lion Air Group
Maskapai penerbangan Lion Air Group akan menyiapkan tahapan ekspansi ke sejumlah wilayah domestik maupun internasional menyusul ter-registrasinya Lion Air melalui IOSA (IATA Operational Safety Audit).

Menurut rencana, ekpansinya diwujudkan melalui maskapai yang juga anggota dari Lion Air Group yakni Batik Air akan melayani penerbangan menuju India dengan frekuensi terbang satu kali per hari.

Dikutip dari indoaviation.co.id, Direktur Lion Air Group Edward Sirait menjelaskan, maskapai Lion Group yang teregistrasi dalam IOSA yakni Thai Lion Air dan Lion Air. Batik Air akhir tahun lalu justru telah teregistrasi IOSA.

Audit IOSA dirancang melalui pengkajian dan penilaian manajemen operasional serta sistem kontrol sebuah maskapai. Penilaian itu mencakup 900 standar harmonisasi internasional dan praktik disiplin yang berkala dan konsisten.

Direncanakan pada April 2017 ekspansi ke India dilakukan melalui dua kota yakni Mumbai dan New Delhi. Pembukaan rute mengacu pada pertumbuhan kelas menengah India yang tumbuh bagus dengan potensi pasar yang besar.

Selain itu, Lion Air group juga merencanakan ekspansi ke China memanfaatkan maskapai Thai Lion dari China ke Thailand. Pihaknya masih mengkaji titik poinnnya, apakah melalui kombine market antara Thai Lion dan Lion Air.

Sabtu, 17 Desember 2016

Lion Air Group Siapkan Puluhan Ribu Kursi Tambahan

Lion Air
Lion Air
Maskapai Lion Air akan menambah 51 penerbangan dengan menyediakan 10.200 kursi tambahan per harinya. Hal ini untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan pada periode Hari Raya Natal 2016 dan pergantian tahun baru 2017.

Batik Air juga akan menyediakan 36 penerbangan tambahan atau sebanyak 7.200 kursi tambahan setiap harinya. Hal ini dilakukan agar bisa mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode liburan akhir tahun ini.

Penambahan frekuensi penerbangan Lion Air dan Batik Air akan dilakukan apabila kapasitas dengan jadwal penerbangan yang regular sudah melebihi kapasitas dan tidak tertampung.

Penambahan frekuensi penerbangan tersebut mulai beroperasi pada tanggal 16 Desember 2016 sampai dengan 15 Januari 2017 jika memang dibutuhkan.

Dikutip dari indo-aviation.com, Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait mengungkapkan, Penambahan frekuensi penerbangan akan tersebar di beberapa kota yang dianggap memiliki keterisian yang maksimal.

Destinasi yang rencananya akan ditambah frekuensi penerbangannya yaitu Medan, Batam, Padang, Pekanbaru, Surabaya, Semarang, Solo, Malang, Banjarmasin, Balikpapan, Denpasar, Lombok, dan Ujung Pandang.

Saat ini Lion Air dan Batik Air mengoperasikan armadanya yang berjumlah 153 pesawat dengan tipe Boeing 737-800NG/900 ER, Airbus A320, Boeing 747-400 dan Airbus A330-300 dengan frekuensi mencapai 800 flights per hari.

Minggu, 07 Agustus 2016

Wings Air Berencana Terbang ke Dumai

Wings Air Terbang ke Dumai
Wings Air
Maskapai penerbangan Lion Air Group melalui salah satu anggotanya yakni Wings Air tengah mematangkan rencana untuk membuka rute penerbangan baru ke Kota Dumai, Provinsi Riau Tengah.

Dikutip dari indo-aviation.com, Station Manager Lion Air Group Pekanbaru, William Tobing, mengungkapkan, maskapai Wings Air nantinya akan menerbangi rute baru Pekanbaru-Dumai ini.

Lion Air Group memilih rute ke Dumai sebagai bentuk ekspansi bisnis dengan rute penerbangan yang cukup potensial di daerah tersebut. Agar bisa mencapai target operasional perusahaan, Lion Air Group masih melakukan pertimbangan rotasi rute penerbangan.

Hal ini dilakukan agar rute yang dibuka bisa menguntungkan dan berjalan dengan baik. Untuk penerbangan jarak pendek, Wings Air juga sebelumnya sudah mengoperasikan rute Kualanamu-Rembele dengan pesawat jenis ATR.

Sebelum membuka layanan atau rute penerbangan baru pihak Lion Air Group selalu melakukan pertimbangan dengan matang. Mereka menghitung dahulu rutenya dan rotasi pesawatnya agar tetap profit dan berjalan baik.

Sabtu, 25 Juni 2016

Lion Air Group Tambah Penerbangan dari Pekanbaru

Lion Air Group di Pekanbaru
Lion Air GroupMaskapai Lion Air Group merealisasikan extra flight atau penerbangan tambahan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik Lebaran 2016.

Dikutip dari indo-aviation.com, Kepala Lion Air Grup Area Wilayah Pekanbaru, Novianti Masriani Harahap menjelaskan, Lion Air Group ada extra flight dari Pekanbaru, tetapi hanya dua frekuensi terbang per hari.

Penerbangan tambahan dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru itu efektif beroperasi selama 24 hari dan mulai dioperasikan pada tanggal 24 Juni atau H-11 sampai dengan 18 Juli 2016 atau H+13 Lebaran tahun 2016 ini.

Operasional Lion Air Grup di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terdiri dari empat maskapai dengan total penerbangan di waktu normal 20 kali frekuensi terbang dalam satu hari seperti Lion Air melayani rute Pekanbaru-Jakarta tujuh kali.

Lion Air Group berusaha untuk on time atau tepat waktu baik kedatangan atau keberangkatan. Lion Air Grup menargetkan on time di atas rata-rata minimal 90 persen. Hal tersebut tidak ada masalah bagi Lion Air di musim mudik Lebaran 2016 ini.

Sabtu, 14 Mei 2016

Maskapai penerbangan di Papua minta Pertamina siapkan avtur drum



Jayapura (ANTARA News) - Perusahaan penerbangan yang mengoperasikan pesawat-pesawat berbadan kecil di Papua meminta Pertamina menyiapkan avtur dalam drum.

"Kami kesulitan untuk mengirim bahan bakar jenis avtur ke pedalaman yang menjadi tempat pelayanan bagi perusahaan penerbangan," aku staff Yajasi Marlon Yakadewa kepada Antara, Selasa.

Dikatakan, untuk mengirim bahan bakar pihaknya terpaksa membeli dan mendatangkan drum dari Surabaya agar diisi dengan avtur.

Padahal bila Pertamina sudah menyiapkan drum maka perusahaan dapat membeli dan langsung serta memudahkan untuk pengiriman ke daerah.

Hal senada juga diungkapkan Direktur AMA Djarot Soetanto secara terpisah mengatakan memang pihaknya kesulitan mengangkut avtur karena harus menyiapkan drum.

"Kami berharap agar Pertamina dapat menyiapkan drum avtur sehingga saat membeli dalam bentuk drum berisi avtur," harap Djarot Soetanto.

Sementara itu GM Pertamina MOR VIII Jayapura, Eldi Hendry secara terpisah mengatakan, bila perusahaan penerbangan ingin dilayani dengan drum maka Pertamina siap melayani.

Pertamina akan menyediakan avtur dalam drum namun harus dipesan terlebih dahulu karena drumnya didatangkan dari Surabaya.

"Tidak ada masalah yang terpenting saat memesan sudah memberitahukannya sehingga avtur diisi ke dalam drum," kata Eldi Hendry.

Yajasi dan AMA, merupakan perusahaan penerbangan yang melayani pedalaman Papua dengan mengoperasikan pesawat-pesawat berbadan kecil seperti cessna, caravan dan philatus.


sumber : antaranews.com

Selasa, 10 Mei 2016

Ratusan Pilot Lion Air Mogok Terbang Siang Ini

Ratusan pilot lion air sedang melakukan mogok terbang hari ini
maskapai lion air

Ratusan pilot lion air sedang melakukan mogok terbang hari ini yang terpusat di Bandara Ngurah Rai Bali. Seperti dikutip dari Warta Kota Tangerang, mereka melakukan mogok terbang dikarenakan masalah administrasi yang tidak kunjung dituntaskan oleh pihak manajemen.
Menurut salah satu pilot yang tidak mau disebutkan namanya, ada 300 pilot yang melakukan mogok terbang pada hari ini.
“Kami menuntut Hak kami atas uang transport yang sampai hari ini kunjung di transfer oleh manajement.” ujar sang Pilot.
ia pun menuturkan harusnya uang transport tersebut sudah ditransfer per tanggal 5 mei kemarin, namun sampai saat ini uang tersebut belum juga ditransfer ke rekening para pilot.
Karena aksi Pilot lion air mogok terbang siang ini, sejumlah penerbangan di indonesia mengalami gangguan, namun sampai berita ini ditulis belum ada delay yang parah untuk jadwal penerbangan Lion Air.



sumber : infopenerbangan.com

Senin, 09 Mei 2016

Rute Jambi-Kerinci Terus Disasar Lion Air Group

Lion Air Group kembali menyasar rute Jambi-Kerinci
lion air group

Lion Air Group kembali menyasar rute Jambi-Kerinci, kendati mereka sudah memiliki 10 penerbangan di Jambi per harinya. Pengajuan rute ini sendiri sudah dilakukan sejak 2015 silang dan masih menunggu perijinan dari Kementerian Perhubungan, namun pengajuannya telah dilakukan sejak 2015 silam.
“Kerinci seharusnya sudah beroperasi tapi karena ijin dari Kementerian kita masih menunggu,” kata Station Manager Lion Air Mardanus beberapa waktu lalu.
Mengingat permintaan pasar memang cukup menjanjikan terutama masyarakat Jambi yang ingin berpergian ke Kerinci atau sebaliknya, diharapkan rute ini segera terwujud terlebih banyak objek wisata andalan, yang dimiliki Kerinci.
Seperti diungkapkan Mardanus, rute ini terus diupayakan, satu di antaranya menginvestasikan aset ke rute ini dengan menggunakan pesawat ATR Wings Air. Mardanus tak menjelaskan secara rinci nominal investasi seperti seperangkat IT.
Jika nantinya terealisasi rute ini akan terbang setiap hari. Bahkan menurut Mardanus masyarakat setidaknya memiliki banyak pilihan penerbangan jika akan ke Bandara Depati Purbo setelah sebelumnya rute ini didominasi maskapai Komersil Susi Air.


sumber : indo-aviation.com