Tampilkan postingan dengan label lion air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lion air. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 September 2017

Lion Air Tambah Rute Baru Lagi

Rute Baru Lion Air
Rute Baru
Maskapai penerbangan Lion Air kembali menambah rute domestik baru dari beberapa daerah di Indonesia. Lion Air akan melayani penerbangan dari Balikpapan menuju Medan, Kualanamu mulai 20 September 2017.

Selain itu, pada tanggal yang sama Lion Air juga akan mengoperasikan rute baru dari Bandara Internasional Minangkabau Padang menuju Bandara Internasional Adisutjipto Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rute Medan-Balikpapan ini akan di layani satu kali penerbangan setiap hari dengan jadwal keberangkatan dari Kualanamu pada pukul 19.00 menggunakan nomor penerbangan JT 638 dan tiba di Balikpapan pada pukul 22.45.

Sedangkan penerbangan dari Balikpapan akan diberangkatkan pada pukul 16.10 menggunakan nomor penerbangan JT 639 dan tiba di Kualanamu pada pukul 18.10 waktu setempat.

Untuk rute Padang-Yogyakarta, jadwal keberangkatan dari Padang pada pukul 19.15 menggunakan nomor penerbangan JT 270 dan tiba di Yogyakarta pada pukul 21.10.

Sementara penerbangan sebaliknya dari Yogyakarta akan diberangkatkan pada pukul 21.55 menggunakan nomor penerbangan JT 271 dan tiba di Padang pada pukul 23.50.

Penerbangan Balikpapan-Kualanamu ditempuh sekitar 2 jam 45 menit, sedangkan Padang-Yogyakarta akan ditempuh selama 2 jam. Kedua rute tersebut akan menggunakan pesawat Boeing 737-900 ER yang memiliki kapasitas sebanyak 215 kursi.

Lion Air mematok harga tiket untuk rute Balikpapan menuju Kualanamu sekitar Rp 1.300.000, sedangkan Padang menuju Yogyakarta dibandrol dengan harga sekitar Rp 800.000 untuk penerbangan sekali jalan.

Rute penerbangan Kualanamu-Balikpapan dan Padang-Yogya akan memiliki tingkat keterisian penumpang yang baik karena keempat destinasi ini merupakan daerah yang memiliki peranan penting pada provinsinya masing-masing.

Diharapkan bisa membantu memudahkan mobilitas perjalanan warganya dan tentunya bisa berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi dan menumbuhkan potensi pariwisata baik di Medan, Balikpapan, Padang, serta Yogyakarta.

Dengan terbukanya akses ini, Lion Air yakin akan semakin mempertajam dan memberikan pilihan terbang ke berbagai destinasi baik ke kota besar lainnya maupun daerah dengan kategori perintis disekitarnya.

Lion Air berharap masyarakat akan terbantu dengan adanya pilihan rute baru ini dan bermanfaat bagi kelangsungan sosial dan kesejahteraan ekonominya.

Hingga saat ini Lion Air telah terbang ke lebih dari 45 destinasi domestik di seluruh Indonesia dan penerbangan internasional menuju Singapura, Malaysia, China, dan Saudi Arabia yang frekuensi nya mencapai lebih dari 650 penerbangan perhari.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Lion Air Perluas Konektivitas Penerbangan di Indonesia Timur

Lion Air
Lion Air
Menjelang akhir Agustus 2017 ini, maskapai penerbangan Lion Air kembali berekspansi dengan penambahan rute baru. Lion Air akan melayani penerbangan dari Banjarmasin menuju Ujung Pandang dan sebaliknya.

Lion Air juga mempertajam rute dari Sulawesi Utara menuju Papua. Maskapai ini akan melayani penerbangan dari Manado menuju Sorong dan dengan nomor penerbangan yang sama akan dilanjutkan menuju Jayapura dan sebaliknya.
PESAWATRUTEBERANGKAT & TIBA
JT 520BANJARMASIN – MAKASSAR18.00 – 19.10
JT 523MAKASSAR – BANJARMASIN19.55 – 21.00
JT 796MANADO – SORONG08.05 – 10.30
JT 796SORONG – JAYAPURA11.10 – 13.10
JT 799JAYAPURA – SORONG14.00 – 16.00
JT 799SORONG – MANADO16.40 – 17.20
Seluruh penerbangan baru tersebut akan di layani oleh Lion Air satu kali setiap hari menggunakan pesawat Boeing 737-800/900, Boeing 737 MAX-8, ataupun Airbus A330, yang semua unitnya mampung menampung lebih dari 200 penumpang.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Public Relations Manager Lion Air Group Andy M. Saladin menjelaskan, Lion Air Group kembali berkomitmen menambah akses penerbangan khususnya di Indonesia bagian Tengah dan juga Timur.

Lion Air Group terus berkomitmen sebagai penyedia jasa transportasi udara untuk bisa memberikan kemudahan mobilitas serta solusi yang efektif dan efisien dari segi waktu dan biaya.

Diharapkan dengan tersedianya akses ini, masyarakat bisa terbantu menjelajahi kota-kota yang terjangkau oleh konektivitas Lion Air Group sehingga secara langsung bisa meningkatkan perekonomian dan sosial, serta pariwisata.

Sampai saat ini Lion Air telah terbang ke lebih dari 45 destinasi domestik dan internasional menuju Singapura, Kuala Lumpur, China, dan Arab Saudi. Total armadanya 112 unit, frekuensi terbang Lion Air lebih dari 650 penerbangan perharinya.

Minggu, 11 Juni 2017

Lion Air Tambah 30.000 Kursi Tambahan

Kursi Tambahan Lion Air
Kursi Tambahan

Maskapai penerbangan Lion Air Group menyediakan 30.000 kursi tambahan untuk mengakomodasi penerbangan angkutan Lebaran 2017. Tahun ini, total penerbangan khusus Lebaran mencapai 158 penerbangan.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Presiden Direktur Lion Air Grup, Edward Sirait, menjelaskan, penambahan kursi itu untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara pemudik mulai tanggal 15 Juni sampai 15 Juli 2017.

Sebanyak 30.000 kursi tambahan ini ada penerbangan Wings Air, dari Lampung- Liwuk, Denpasar-Bima dan Semarang-Pangkalan Bun selama periode angkutan lebaran mulai 15 Juni sampai 15 Juli 2017.

Lion Air Grup juga menyiapkan penambahan penerbangan untuk maskapai Batik Air di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Di mana, penerbangan akan lebih banyak dilakukan pada malam hari.

Selain penambahan kursi untuk angkutan lebaran, Lion Air Group akan menambah armada jenis pesawat Boeing 737 Max 8 sebanyak empat unit yang akan didatangkan hingga akhir tahun 2017 ini.

Boeing 737 Max 8 ini adalah generasi terbaru dari Boeing 737. Lion Air Group akan menerima kedatangan pesawat tersebut pada akhir bulan Juni 2017. Boeing 737 Max 8 akan digunakan untuk penerbangan internasional.

Jumat, 26 Mei 2017

Lion Air Terbangi Rute Medan-Kuala Lumpur

Lion Air Terbang ke Kuala Lumpur
Lion Air
Maskapai Lion Air kembali melayani penerbangan dari Bandara Kualanamu Medan menuju Kuala Lumpur, Malaysia dan sebaliknya. Penerbangan ini mulai beroperasi tanggal 26 Mei 2017 dengan jadwal terbang satu kali setiap hari.

Penerbangan Medan-Kuala Lumpur PP ini kembali dilayani karena melihat perkembangan minat masyarakat yang tinggi untuk bepergian ke luar negeri khususnya Malaysia, baik untuk keperluan wisata maupun pekerjaan.

Hal ini dilakukan untuk terus mengembangkan jaringan konektivitas penerbangan internasional sekaligus komitmen Lion Air Group dalam mendukung pertumbuhan pariwisata Indonesia dengan mendatangkan wisatawan mancanegara.

Maskapai Lion Air Group lainnya yang beroperasi di Malaysia yaitu Malindo Air akan berganti nama menjadi Batik Malaysia juga telah melayani penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Medan Kualanamu sebelumnya.

Diharapkan rute tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat dalam mempermudah akses transportasi via udara, serta mengurangi beban ketergantungan terhadap Bandara Soekarno-Hatta sebagai airport HUB rute internasional.

Dikutip dari indoaviation.co.id, Berikut jadwal terbang rute baru Lion Air dengan tujuan Medan Kualanamu-Kuala Lumpur, dan jadwal dari Malindo Air :
Lion Air JT 166 // KUALANAMU (STD 15.30) – KUALA LUMPUR (STA 17.40)
Lion Air JT 167 // KUALA LUMPUR (STD 14.30) – KUALANAMU (STA 14.40)
Malindo Air OD 323 // KUALANAMU (STD 07.10) – KUALA LUMPUR (STA 09.10)
Malindo Air OD 322 // KUALA LUMPUR (STD 20.15) – KUALANAMU (STA 20.15)

Kamis, 11 Mei 2017

Lion Air Layani Penerbangan Surabaya-Palembang

Lion Air Terbang ke Palembang
Lion Air
Maskapai penerbangan Lion Air membuka rute penerbangan baru di bulan Mei ini. Maskapai yang identik dengan logo singa merah itu resmi membuka rute penerbangan dari Surabaya menuju Palembang mulai tanggal 10 Mei 2017.

Penerbangan berangkat dari Bandara Juanda Surabaya pukul 08.00 WIB dengan nomor penerbangan JT 856. Penerbangan akan tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pada pukul 09.50 WIB.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Area Manager Lion Air, Divi Sujianti menjelaskan, Penerbangan perdana Surabaya-Palembang merupakan penerbangan reguler yang terbang setiap hari.

Diharapkan dengan adanya rute baru Surabaya-Palembang ini bisa memberikan pilihan kepada penumpng dalam momen lebaran dalam waktu dekat.

Semakin banyak pilihan rute dari Bandara Juanda bisa mempermudah dan menepersingkat waktu waktu bagi penumpang.

PT Angkasa Pura I Bandara Juanda selaku pengelola bandara udara akan senantiasa mendepankan 3S dan 1C (Safety, Security, Service dan Complience).

Rabu, 01 Maret 2017

Lion Air Tambah Rute Penerbangan Baru Lagi

Rute Penerbangan Baru Lion Air
Rute Penerbangan Baru
Maskapai penerbangan Lion Air kembali menambah rute penerbangan baru yang akan mulai beroperasi tanggal 1 Maret 2017. Rute penerbangan baru ini akan dioperasikan oleh 2 maskapai yaitu Lion Air dan Batik Air.

Lion Air akan melayani penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara, Kota Bandung, menuju Ibu Kota Kalimantan Barat yaitu Kota Pontianak melalui Bandara Internasional Supadio dan sebaliknya.

Sedangkan Batik Air akan melayani penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Bandar Lampung melalui Bandara Radin Inten II dan juga sebaliknya.

Kedua rute penerbangan baru tersebut akan dioperasikan oleh Lion Air dan juga Batik Air satu kali dalam sehari dengan jadwal sebagai berikut:

Lion Air JT 829 berangkat dari PONTIANAK (07.20) tiba di BANDUNG (08.50)
Lion Air JT 828 berangkat dari BANDUNG (19.55) tiba di PONTIANAK (21.25)

Batik Air ID 6112 berangkat dari JAKARTA (16.30) tiba di BANDAR LAMPUNG (17.30)
Batik Air ID 6113 berangkat dari BANDAR LAMPUNG (18.00) tiba di JAKARTA (18.55)

Dikutip dari infopenerbangan.com, Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait menjelaskan, diharapkan dengan adanya penambahan rute baru dan jam penerbangan dapat semakin mempermudah masyarakat.

Lion Air dan Batik Air sampai dengan saat ini memiliki total penerbangan perharinya mencapai 850 penerbangan/hari dan tengah mengoperasikan armadanya yang berjumlah lebih dari 150 unit pesawat.

Kamis, 23 Februari 2017

Lion Air Terbang Langsung Solo-Kuala Lumpur

Lion Air Terbang ke Kuala Lumpur
Lion Air
Maskapai penerbangan Lion Air resmi membuka rute penerbangan baru dari Solo langsung menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Hal ini tentu saja memberikan pelayanan baru kepada masyarakat Solo dan Jawa Tengah pada umumnya.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Managing Director Lion Air, Capt Daniel Putut menjelaskan, Pelayanan penerbangan dengan rute baru Solo-Kuala Lumpur tersebut mulai beroperasi pada hari Rabu, Tanggal 22 Februari 2017.

Adapun jadwal penerbangan untuk Solo-Kuala Lumpur pada pukul 10.40 WIB. Sedangkan rute sebaliknya yakni Kuala Lumpur-Solo dilayani pukul 14.50 waktu setempat. Penerbangan pulang pergi ini dilayani setiap hari.

Dibukanya rute menuju Kuala Lumpur membuat warga Solo bisa menikmati perjalanan internasional dengan mudah, sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang ada di Jakarta.

Sementara itu, maskapai Malindo Air yang beroperasi di Malaysia diharapkan dengan pembukaan rute itu juga bisa ikut memancing wisatawan dari luar negeri untuk berkunjung ke Solo dan Jawa Tengah pada umumnya.

Solo memiliki pesona wisata budaya Indonesia. Dengan demikian, tentunya akan berpotensi untuk mendatangkan wisatawan ke Solo melalui Kuala Lumpur.

Diharapkan dengan pembukaan rute baru Solo-Kuala Lumpur tersebut, masyarakat bisa melanjutkan penerbangan internasionalnya ke beberapa negara.

Lion Air juga akan menghubungkan Kota Surabaya menuju Kuala Lumpur, sehingga kini beberapa kota di Indonesia sudah terhubung langsung dengan Kuala Lumpur, seperti Jakarta, Denpasar, Medan, Bandung, serta Solo dan Surabaya.

Rabu, 01 Februari 2017

Lion Air Prepaid Baggage

Lion Air
Lion Air

Maskapai Lion Air resmi membuka akses pemesanan prepaid baggage atau pemesanan bagasi yang bisa di kunjungi melalui website Lion Air di www.lionair.co.id, bisa juga di travel agent, atau counter resmi Lion Air Group.

Dikutip dari indo-aviation.com, Public Relations Manager Lion Air Group Andy M. Saladin menjelaskan, adanya opsi prepaid baggage ini diharapkan bisa mempersingkat waktu antrian penumpang di check in counter.

Hal ini otomatis meningkatkan pelayanan terhadap penumpang. Ini merupakan bentuk pelayanan lebih untuk semakin mempermudah para pelanggan setia Lion Air sehingga penerbangan akan semakin terasa nyaman.

Maskapai Lion Air sendiri telah menetapkan bebas biaya bagi bagasi penumpang sebesar 20 Kg dan untuk kelebihan beratnya akan dikenakan biaya sesuai dengan berat lebihnya.

Sebelumnya para penumpang yang membawa bagasi lebih dari 20 kg dan melakukan pembayaran kelebihan berat bagasi pada saat di check in di Bandara.

Sekarang ini pelanggan Lion Air bisa melakukan prepaid baggage pada saat melakukan pemesanan tiket sehingga lebih efisien dalam hal waktu dan juga biaya.

Kuota lebih bagasi tersedia untuk 5 Kg, 10 Kg, 15 Kg, 20 Kg, dan berlaku untuk kelipatan seterusnya. Untuk harga kuota bagasi lebih murah dibandingkan dengan harga normalnya.

Pembelian kuota bagasi dapat dilakukan paling lambat enam jam sebelum waktu keberangkatan. Lion Air terus melakukan evaluasi agar bisa memberikan pelayanan yang prima dan maksimal kepada para pelanggan.

Kamis, 22 Desember 2016

Lion Air Terbang Langsung Jakarta-Ternate

Lion Air Terbang ke Ternate
Lion Air

Maskapai Lion Air kembali membuka rute baru. Mulai tanggal 21 Desember 2016, Lion Air akan melayani penerbangan langsung dari Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta menuju Ternate, Maluku Utara dan sebaliknya.

Selain berencana menambah frekuensi penerbangan per hari dengan menyediakan 102.000 kursi tambahan, Lion Air juga menambah rute penerbangan untuk bisa mengakomodasi masyarakat yang bepergian menuju Maluku Utara.

Lion Air melayani rute Jakarta-Ternate menggunakan pesawat Boeing 737-800/900 dan bisa menampung sekitar 200 penumpang. Lion Air yakin bahwa rute ini sangat diminati dan berguna bagi kemudahan mobilitas masyarakat.

Dikutip dari indo-aviation.com, PresDir Lion Air Group, Edward Sirait menjelaskan, pihaknya terus berkomitmen kepada masyarakat untuk selalu memberikan pelayanan yang optimal, salah satunya dengan membuka rute baru.

Penerbangan dari Jakarta menuju Ternate akan memakan waktu sekitar tiga jam 50 menit, dan keberangkatan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan dilayani melalui Terminal Keberangkatan 1A.

Sabtu, 17 Desember 2016

Lion Air Group Siapkan Puluhan Ribu Kursi Tambahan

Lion Air
Lion Air
Maskapai Lion Air akan menambah 51 penerbangan dengan menyediakan 10.200 kursi tambahan per harinya. Hal ini untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan pada periode Hari Raya Natal 2016 dan pergantian tahun baru 2017.

Batik Air juga akan menyediakan 36 penerbangan tambahan atau sebanyak 7.200 kursi tambahan setiap harinya. Hal ini dilakukan agar bisa mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode liburan akhir tahun ini.

Penambahan frekuensi penerbangan Lion Air dan Batik Air akan dilakukan apabila kapasitas dengan jadwal penerbangan yang regular sudah melebihi kapasitas dan tidak tertampung.

Penambahan frekuensi penerbangan tersebut mulai beroperasi pada tanggal 16 Desember 2016 sampai dengan 15 Januari 2017 jika memang dibutuhkan.

Dikutip dari indo-aviation.com, Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait mengungkapkan, Penambahan frekuensi penerbangan akan tersebar di beberapa kota yang dianggap memiliki keterisian yang maksimal.

Destinasi yang rencananya akan ditambah frekuensi penerbangannya yaitu Medan, Batam, Padang, Pekanbaru, Surabaya, Semarang, Solo, Malang, Banjarmasin, Balikpapan, Denpasar, Lombok, dan Ujung Pandang.

Saat ini Lion Air dan Batik Air mengoperasikan armadanya yang berjumlah 153 pesawat dengan tipe Boeing 737-800NG/900 ER, Airbus A320, Boeing 747-400 dan Airbus A330-300 dengan frekuensi mencapai 800 flights per hari.

Sabtu, 03 Desember 2016

Lion Air Terbang Langsung Tarakan-Solo

Lion Air Terbang ke Solo
Lion Air
Mulai tanggal 8 Desember 2016 maskapai Lion Air membuka rute penerbangan langsung Tarakan-Solo. Hal ini dilakukan agar memudahkan masyarakat untuk menjangkau wilayah di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Dikutip dari infopenerbangan.com, Senior Sales Manager Lion Air Mochamad Helmi menjelaskan, penerbangan rute Tarakan-Solo menggunakan pesawat Boeing 737-800 dengan kapasitas 180 kursi penumpang.

Lion Air menargetkan 90 persen tingkat keterisian penumpang. Untuk awal, Lion Air hanya melakukan penerbangan sehari sekali. Namun, apabila animo masyarakat meningkat pasti akan ditambah frekuensinya.

Jadwal penerbangannya berangkat dari Bandara Juwata, Tarakan pada pukul 14.50 WITA dan tiba di Solo pukul 16.10 WIB. Berangkat dari Solo pukul 10.40 WIB dan tiba di Tarakan pukul 13.50 WITA.

Masyarakat Kalimantan ke Jawa Tengah bisa langsung masuk ke Solo. Dari Sumatera melalui Batam, juga bisa langsung ke Solo tanpa transit Jakarta. Hal ini sekaligus mendukung program tol udara yang dicanangkan Presiden.

Rabu, 21 September 2016

Lion Air Segera Terbangi Solo-Kuala Lumpur

Lion Air dari Solo
Lion Air
Maskapai penerbangan yang identik dengan logo singa merah yakni Lion Air akan membuka penerbangan langsung (direct flight) dengan rute dari Solo menuju Kuala Lumpur. Rute ini sebelumnya ditinggalkan oleh AirAsia sejak pertengahan tahun 2016 ini.

Dikutip dari indo-aviation.com, GM Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Solo, Usman mengungkapkan, penerbangan perdana Solo-Kuala Lumpur akan dilakukan 6 Oktober 2016 bersama dengan beberapa rute baru lainnya yang dibuka Lion Air.

Rute-rute baru itu adalah Solo-Denpasar, Solo-Banjarmasin, Solo-Palangkaraya, Solo-Lombok, Solo-Makassar, Solo-Tenggarong, dan Solo-Pontianak. Rencananya penerbangan rute baru dari Solo itu akan dilepas dua menteri sekaligus.

Jika pembukaan rute baru itu untuk kebutuhan bisnis pariwisata maka destinasi wisata harus diperkuat, demikian pula promosinya. Selain itu, infrastruktur pendukungnya juga harus diperkuat.

PT Angkasa Pura I berencana akan menjadikan bandara Adi Soemarmo di Solo dan Adi Sutjipto di Yogyakarta sebagai bandara kembar sehingga tidak ada bedanya antara bandara di Kota Bengawan dan Kota Gudeg.

Kedua bandara itu akan disambungkan dengan angkutan darat, baik bus maupun kereta api. Sudah ada nota kesepahaman antara PT. KAI dengan PT. Angkasa Pura I mengenai pembangun jalur kereta api untuk menghubungkan kedua bandara.

Senin, 22 Agustus 2016

Lion Air Pindah Terminal Keberangkatan dan Kedatangan

Lion Air
Lion Air
Maskapai penerbangan Lion Air melakukan perpindahan terminal keberangkatan dan kedatangan di Bandara Soekarno-Hatta mulai tanggal 27 Agustus 2016. Hal ini dilakukan sehubungan dengan mulai beroperasinya Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta.

Bagi penumpang ingin bepergian dari dan menuju Pulau Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Ambon, dan Papua, Lion Air akan melayani keberangkatan dan kedatangan di Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta.

Sedangkan untuk penumpang yang ingin melakukan perjalanan dari dan menuju Pulau Sumatera, Bali, dan Lombok akan dipindah menuju Terminal 1B, dan untuk penerbangan Internasional Lion Air akan beroperasi di Terminal 2E.

Dikutip dari indo-aviation.com, Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait menjelaskan, dengan adanya perpindahan terminal ini, Lion Air Group akan terus mengawasi dan melakukan perbaikan ke depannya demi kenyamanan penumpang.

Untuk segala kelancaran proses check-in bagi para penumpang dihimbau agar dapat hadir lebih awal sebelum jadwal keberangkatan agar antrian tidak menjalar terlalu panjang dan proses boarding dapat berjalan dengan lancar sehingga sesuai dengan jadwal.

Untuk informasi lebih lanjut, penumpang dapat menghubungi para petugas Lion Air yang ada di bandara, atau menghubungi petugas call center Lion Air di 08041778899, 021-63798000, atau kunjungi www.lionair.co.id.

Rabu, 10 Agustus 2016

Penjelasan Rusdi Kirana Tentang Banyaknya Delay Lion Air

Rusdi Kirana Founder Lion Air
Rusdi Kirana
Founder Lion Air Group Rusdi Kirana mengakui jika maskapainya sering melakukan penundaan penerbangan atau delay, meskipun dia juga menilai masalah ini tidak bisa dilihat dari angka semata. Lion Air melayani sangat banyak penerbangan.

Dikutip dari indo-aviation.com, Rusdi Kirana mengungkapkan, Satu hari Lion Air terbang 1.000 kali, kalau delay presentasinya tidak besar tapi kalau satuannya besar. Contoh dari kemarin delay lima flight dari 1.000 penerbangan dari 30.000 penumpang.

Lion Air memang terus berupaya memperbaiki masalah ini. Rusdi Kirana juga terus menyoroti terkait aturan penanganan delay yang dinilai kurang menyelesaikan masalah.

Ada aturan Kementerian Perhubungan yang sekarang sedang mereka ajukan untuk direvisi. Contoh, Jika terjadi delay, apapun alasannya, diharuskan apply ulang slotnya. Ini memakan waktu, tambah delay lagi. Waktu pesawat mundur mau terbang, bandara tutup, jadi cancel.

Lion Air juga selalu memberikan kompensasi kepada penumpang setiap mengalami delay. Mereka memberikan akomodasi penginapan di hotel hingga makanan. Tetapi namanya menunggu, apapun yang diberikan pasti tidak menyenangkan.

Pada Minggu 31 Juli 2016 kemarin, ada 5 penerbangan Lion Air mengalami keterlambatan. Ratusan penumpang marah akibat kejadian itu. Lima penerbangan tersebut yaitu JT650 rute Cengkareng-Lombok, JT630 rute Cengkareng-Bengkulu, JT590 rute Cengkareng-Surabaya, JT582 rute Cengkareng-Surabaya, dan JT526 rute Cengkareng-Banjarmasin.

Selasa, 02 Agustus 2016

Inilah Penyebab Delay Lion Air

Penyebab Delay Lion Air 
Penyebab Delay

Pihak Lion Air akhirnya mengkonfirmasi mengenai penundaan penerbangan atau delay yang terjadi pada hari Minggu tanggal 31 Juli 2016 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.

Dikutip dari indo-aviation.com, Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait, mengungkapkan, masalah operasional menjadi penyebab delay tersebut. Adanya pergantian awak penerbangan atau crew yang terkena dampak dari delay pada Minggu Siang kemarin.

Beberapa pesawat yang mengalami masalah teknikal menjadi faktor lain, sehingga juga terkena dampak penggantian crew pada penerbangan tujuan Lombok, Bengkulu, Surabaya dan Banjarmasin.

Pada saat melakukan penggantian crew, Lion Air terkena limitasi jam operasional Bandara tujuan sehingga harus menunda penerbangan sampai pagi hari.

penerbangan Lion Air yang mengalam delay panjang diantaranya JT650 rute Cengkareng-Lombok, JT630 rute Cengkareng-Bengkulu, JT590 rute Cengkareng-Surabaya, JT582 rute Cengkareng-Surabaya, dan JT526 rute Cengkareng-Banjarmasin.

Lion Air akan menerbangkan seluruh penerbangan yang mengalami penundaan dari hari Minggu. Lion Air juga telah memberikan kompensasi terhadap penumpang delay sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lion Air juga meminta maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang penumpang alami dan akan berusaha agar penerbangan pada hari berikutnya berjalan dengan normal.

Sekadar informasi, sejumlah penerbangan Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta mengalami delay berjam-jam pada Minggu tanggal 31 Juli 2016 kemarin. Ratusan penumpang sempat terlantar yang diakibatkan oleh penundaan penerbangan yang terjadi.

Selasa, 05 Juli 2016

Lion Air Mulai Terbangi Rute Macau-Manado

Lion Air Terbang dari Macau
Lion AirMaskapai penerbangan Lion Air mulai terbangi rute Macau-Manado pada hari senin tanggal 4 Juli 2016. Ada sebanyak 205 orang wisatawan asal China yang diangkut menggunakan pesawat Boeing 737-900ER.

Pada tanggal 8 Juli 2016 nanti maskapai Lion Air melanjutkan terbang dari Shenzen ke Manado, lalu pada tanggal 12 Juli mengangkut turis dari Shanghai. Setelah itu Lion Air setiap hari akan terbang dari 6 kota di China ke Manado.

Dikutip dari indo-aviation.com, bos Lion Group Rusdi Kirana menjelaskan, enam kota di China yang akan dibuka pintu penerbangan langsung oleh Lion Air adalah Macau, Shenzen, Chongqing, Wuhan, Shanghai dan Changsa.

Keenam kota tersebut potensi pasarnya besar, jumlah penduduknya besar dan daya belinya juga besar. Sampai bulan Desember 2016, dari pintu Manado, Lion Air memprediksi ada 30 ribu wisatawan asal China.

Lion Air menawarkan paket 5D4N, atau lima hari empat malam dengan harga paket Rp 10 juta, termasuk tiket dan hotel yang dimiliki Lion Group juga. Membuka jalur penerbangan baru seperti ini tentu diperlukan keberanian dan promosi yang gencar.

Pada Tahun 2017 mendatang, Lion group berkomitmen untuk menjadikan Manado sebagai hub untuk Indonesia Timur dengan menarik wisatawan dari China, Korsel dan Jepang karena jarak tempuh penerbangan ke tiga negara itu relatif singkat.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan Wali Kota Manado, Vicky Lumentut turut menyambut kedatangan penerbangan perdana Macau-Manado di Bandara Sam Ratulangi. Pihak Pemda sangat bersemangat memajukan pariwisata di daerahnya.

Sabtu, 25 Juni 2016

Lion Air Group Tambah Penerbangan dari Pekanbaru

Lion Air Group di Pekanbaru
Lion Air GroupMaskapai Lion Air Group merealisasikan extra flight atau penerbangan tambahan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik Lebaran 2016.

Dikutip dari indo-aviation.com, Kepala Lion Air Grup Area Wilayah Pekanbaru, Novianti Masriani Harahap menjelaskan, Lion Air Group ada extra flight dari Pekanbaru, tetapi hanya dua frekuensi terbang per hari.

Penerbangan tambahan dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru itu efektif beroperasi selama 24 hari dan mulai dioperasikan pada tanggal 24 Juni atau H-11 sampai dengan 18 Juli 2016 atau H+13 Lebaran tahun 2016 ini.

Operasional Lion Air Grup di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terdiri dari empat maskapai dengan total penerbangan di waktu normal 20 kali frekuensi terbang dalam satu hari seperti Lion Air melayani rute Pekanbaru-Jakarta tujuh kali.

Lion Air Group berusaha untuk on time atau tepat waktu baik kedatangan atau keberangkatan. Lion Air Grup menargetkan on time di atas rata-rata minimal 90 persen. Hal tersebut tidak ada masalah bagi Lion Air di musim mudik Lebaran 2016 ini.

Selasa, 24 Mei 2016

IATCA Himbau Anggotanya Tak Terjebak Konflik Kemhub dan Lion Air


lion air

Polemik yang terjadi antara Kementerian Perhubungan dan Lion Air menyangkut pembekuan izin jasa pelayanan Lion Air di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, menjadi keprihatinan berbagai pihak.
Tak ketinggalan, Indonesian Air Traffic Controllers Association (IATCA) ikut menegaskan sikapnya menyangkut persoalan tersebut.
Melalui rilis pernyataan sikap yang diterima infopenerbangan, Minggu (22/5), DPP IATCA menghimbau kepada seluruh petugas ATC di bandar udara se-Indonesia agar tetap bekerja profesional sesuai mekanisme dan regulasi penerbangan sipil.
IATCA juga meminta para petugas ATC di bandar udara se-Indonesia, terutama yang menjadi anggota IATCA, tidak membicarakan masalah Lion Air dan Kementerian Perhubunga, apalagi berpihak kepada salah satu pihak bertikai.
IATCA juga mendukung penerapaan sangsi yang diberikan secara adil dan tegas kepada maskapai yang melanggar aturan penerbangan, begitu pula mengapresiasi pihak-pihak yang memperjuangkan haknya atas dibekukannya izin pelayanan di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta.



sumber : infopenerbangan.com

Jumat, 20 Mei 2016

Tanggapan Lion Air Atas Pembekuan Izin oleh Kementerian Perhubungan

Kemenhub memutuskan untuk membekukan izin pelayanan penumpang dan bagasi maskapai penerbangan Lion Air dan AirAsia
lion air

 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutuskan untuk membekukan izin pelayanan penumpang dan bagasi maskapai penerbangan Lion Air dan AirAsia selama lima hari di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Meskipun demikian, pihak Lion Air memastikan, kegiatan operasionalnya tidak akan terganggu.
"Kami pastikan kegiatan operasional kami akan berjalan seperti biasa," kata Direktur Umum Lion Air Edward Sirait dilansir Kompas.com, Rabu (18/5/2016).
Edward menyatakan, pihaknya saat ini akan terlebih dahulu mempelajari isi surat pembekuan izin yang telah dikeluarkan Kemenub.
Ia pun meminta masyarakat untuk tidak khawatir tentang keputusan yang dijatuhkan kepada Lion Air tersebut.
"Kami mengimbau kepada para penumpang untuk tidak usah risau dengan adanya keputusan ini," tutur Edward.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan membekukan sementara izin kegiatan pelayanan penumpang dan bagasi PT Lion Group dan PT Indonesia AirAsia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/5/2016), mengatakan, pembekuan berlaku lima hari sejak surat pembekuan diterbitkan.



sumber : tribunnews.com

Rabu, 18 Mei 2016

Lion Air Akan Pelajari Terbitnya Keputusan Pembekuan Izin Pelayanan Jasa

Lion Group mendapat catatan kurang baik di jasa penerbangan Indonesia
lion group


Lion Group mendapat catatan kurang baik di jasa penerbangan Indonesia seiring diterbitkannya Surat Pembekuan Izin Kegiatan Pelayanan Jasa Bandar Udara PT. Lion Group di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta oleh Kementerian Perhubungan.

Keputusan itu terbit menyangkut kejadian 10 Mei lalu saat terjadi kesalahan passanger handling oleh Lion Air JT161 di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta rute penerbangan Singapura. Saat itu, penumpang maskapai tersebut tidak dibawa melewati pemeriksaan petugas imigrasi dan keluar melalui Terminal I kedatangan domestik.

Menurut PR Lion Group Andi Saladin, pihaknya akan mempelajari dulu mengenai surat keputusan tersebut sehingga dapat memastikan kegiatan operasionalnya.
“Kami mengimbau kepada para penumpang kami untuk tidak usah risau dengan adanya keputusan ini karena seluruh kegiatan operasional kami akan berjalan seperti biasanya” ujar Andi



sumber : infopenerbangan.com