
Dikutip dari indo-aviation.com, Branch Managaer PT Garuda Indonesia Solo, M Firman, menjelaskan, Pada bulan pertama, atau Desember dan Januari itu tiket yang terjual sudah cukup tinggi, bahkan tingkat load factornya rata-rata sudah mencapai 70-80 persen.
Meskipun masih lama, namun antusiasme masyarakat yang akan melakukan perjalanan umroh ke tanah suci sudah cukup tinggi. Load factor yang cukup tinggi karena masyarakat yang berangkat umroh tak hanya berasal dari Solo, namun juga luar kota Solo dan sekitarnya.
Termasuk masyarakat luar Jawa juga tidak sedikit yang ingin memanfaatkan rute dari Solo, karena penerbangannya langsung atau direct flight. Penerbangan umroh rute Solo-Jeddah dilakukan dua kali dalam seminggu yaitu pada Selasa dan Kamis dengan menggunakan pesawat Airbus 333.
0 komentar:
Posting Komentar