Sabtu, 14 Juni 2014

Tiga Maskapai Lokal Butuh Bantuan Investor

Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa ada tiga maskapai penerbangan yang saat ini sedang menanti bantuan dari investor baru karena mengalami kesulitan finansial. Ketiga maskapai penerbangan itu antara lain Merpati Nusantara Airlines, Sky Aviation, dan Tigerair Mandala.

“Sky Aviation berhenti operasi menunggu investor, sudah diberikan peringatan dari kelaikan. Kalau sekian bulan tidak terbang akan dibekukan izin, tapi sekarang belum. Merpati berhenti menunggu suntikan dana atau calon investor. Mandala sedang tunggu investor. Mandala akhir bulan ini keputusan investornya,” ungkap Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo.

Djoko menuturkan, saat ini Air Operator Certificate (AOC) Merpati sudah dibekukan. Jika hingga Februari tahun depan AOC ini tidak diurus, maka Surat Izin Usaha Penerbangan (SIUP) maskapai penerbangan ini juga akan mati dengan sendirinya, sehingga Merpati tidak akan bisa beroperasi kembali. “Satu tahun tak terbang, izin usaha mati dengan sendiri sampai Februari tahun depan. Kalau dia sudah dapat investor, suntikan dana hidupkan lagi AOC nya,” katanya.

Sementara itu, dua maskapai penerbangan, Indonesia AirAsia dan Citilink Indonesia, yang sebelumnya menjadi calon kuat investor Tigerair Mandala, keduanya sudah mundur secara teratur. Baik Indonesia AirAsia maupun Citilink telah membatalkan rencananya untuk mengakusisi Tigerair Mandala. Kini manajemen Tigerair Mandala harus berpacu dengan waktu untuk mencari calon investor baru lagi.

Sumber: indo-aviation.com

0 komentar:

Posting Komentar