
Penurunan tarif batas atas dilakukan oleh Kementerian Perhubungan yang otomatis menurunkan harga tiket pesawat itu karena harga bahan bakar pesawat sudah mengalami penurunan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat semakin menguat. Bagaimana respon maskapai penerbangan terhadap penurunan tarif penerbangan ini?
Dikutip dari indo-aviation.com, Presiden Direktur Lion Group Edward Sirait mengungkapkan, Lion Group kurang setuju jika penurunan harga tiket akan memicu pertumbuhan jumlah penumpang. Pihaknya sendiri tidak yakin penurunan harga tiket penerbangan bisa menaikkan jumlah penumpang.
Saat ini tren penumpang pesawat tidak lagi terpusat seperti dahulu. Jika dahulu penumpang sangat menumpuk di musim-musim liburan seperti liburan Hari Raya dan Tahun Baru, kini penumpang bisa bepergian kapan saja. Pertimbangan orang dalam bepergian tidak hanya harga, tetapi juga waktu, hanya saja untuk sekarang ini orang-orang naik pesawat berlibur bukan hanya musimnya.
0 komentar:
Posting Komentar