Minggu, 29 Oktober 2017

Semua Terminal Bandara Soekarno-Hatta Akan Terhubung Skytrain

Skytrain Bandara Soekarno-Hatta
Skytrain
Mulai pertengahan November 2017, semua terminal penumpang yang ada di Bandara Soekarno-Hatta akan terhubung dengan Kereta Layang atau Skytrain. Terhubungnya Terminal 1, 2, 3, membuat tingkat pelayanan Bandara semakin baik.

Dikutip dari indoaviation.co.id, Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menjelaskan, operasional Skytrain dari Terminal 3 ke Terminal 2 dan sebaliknya yang dimulai pertengahan September lalu hingga kini berjalan lancar.

Melihat progres pembangunan shelter maupun jalur, maka operasional Skytrain untuk trase Terminal 1-2-3 bisa dilakukan mulai bulan depan. Total panjang lintasan dual track Skytrain yang menghubungkan seluruh terminal ini mencapai sekitar 3 km.

Hadirnya Skytrain di setiap terminal menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sejajar dengan bandara-bandara berkelas dunia. Skytrain beroperasi dengan teknologi terkini dan satu-satunya di Indonesia.

Hal ini merupakan komitmen Angkasa Pura II dalam mewujudkan berbagai inovasi demi kemajuan bangsa serta pelayanan terhadap masyarakat. Skytrain juga akan mendukung perpindahan penumpang dari integrated building yang terkoneksi dengan stasiun kereta bandara.

Jadi ketika penumpang menggunakan kereta dari Jakarta menuju stasiun di Bandara Soekarno-Hatta, maka penumpang tersebut kemudian dapat melanjutkan perjalanan ke Terminal 1, 2, atau 3 dengan menggunakan Skytrain.

Kereta bandara sendiri dijadwalkan mulai beroperasi pada November 2017 dengan operator PT Railink yang merupakan anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia dan PT Angkasa Pura II (Persero).

Adapun rute kereta bandara sendiri adalah Stasiun Manggarai-Sudirman Baru-Duri-Batu Ceper-Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kereta layang dan Kereta Bandara merupakan upaya untuk meningkatkan pelayanan dalam hal kemudahan aksesibilitas, baik itu dari dan menuju bandara maupun antar terminal di bandara. diharapkan ini bisa menjadi contoh bagi bandara lainnya.

Operasional kereta yang langsung terintegrasi di Bandara Soekarno-Hatta ini merupakan implementasi yang kedua di Indonesia setelah sebelumnya kereta juga telah menjadi alternatif transportasi di Bandara Kualanamu.

0 komentar:

Posting Komentar