Senin, 19 Oktober 2015

Ini Alasan Maskapai Indonesia Suka Rekrut Pilot Asing

Pilot Asing Di Indonesia
Pilot AsingBeberapa maskapai penerbangan di Indonesia saat ini cukup banyak yang merekrut pilot asing daripada pilot lokal untuk menerbangkan pesawat-pesawatnya. Ini bukan dikarenakan pilot asing memiliki kemampuan yang lebih baik daripada pilot lokal tetapi lebih berkaitan dengan rendahnya gaji yang diminta para pilot asing tersebut di Indonesia.

Bahkan tidak jarang pilot asing rela tidak digaji hanya demi mendapatkan jam terbang. Pilot-pilot asing yang bekerja di Indonesia kebanyakan hanya mengejar jam terbang sebagai syarat untuk melamar kerja menjadi pilot maskapai penerbangan di negara asalnya.

Dikutip dari indo-aviation.com, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Yuli Sudoso mengungkapkan, Alasan mengapa Lion Air merekrut pilot asing karena gajinya lebih rendah. Masing ingat bencana tsunami yang melanda Aceh, ketika Susi Air membawa bahan makanan untuk korban tsunami di Aceh, pilot-pilot asing itu bahkan rela tidak digaji.

Di Negara-Negara Eropa pilot-pilot harus mengumpulkan 1.500 jam terbang sebelum bisa melamar kerja di maskapai penerbangan, sedangkan di Indonesia cukup dengan 200 jam terbang sudah bisa. Para pilot asing di Indonesia rela digaji murah atau bahkan tidak digaji agar jam terbangnya terkumpul dan kembali pulang untuk bekerja sebagai pilot di negara asalnya.

Agar kualifikasi dan kemampuan pilot Indonesia dapat ditingkatkan, pihak Kementerian Perhubungan akan menambah simulator pesawat terbang diantaranya ATR 72, Airbus A320 dan Boeing 737-800 NG agar dapat bersaing dengan pilot-pilot dari luar negeri.

1 komentar: